Breaking News:

Gempa Bumi

Gempa Bumi Guncang Tapanuli Selatan, BMKG : Tidak Berpotensi Tsunami

Terkait gempal bumi ini berdampak dan dapat dirasakan masyarakat di kawasan  Pinangsori dan Padang Sidempuan III MMI.

HO
Gempa bumi di Tapsel 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Terjadi gempa bumi di Kabupaten Tapanuli Selatan pada Jumat (12/11/2021).

Dari hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=5,1.

Baca juga: Putra Pertama Lahir, Ghozali Siregar Makin Semangat Bawa PSMS Medan Arungi Liga 2

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,32° LU ; 98,84° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 38 KM arah Barat Daya Kota Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara pada kedalaman 81 km. 

Kepala Stasiun Geofisika Deliserdang Agus Riyanto menyebutkan, jenis dan mekanisme gempa bumi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat aktivitas subduksi. 

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan sesar naik (thrust fault)," katanya.

Terkait gempal bumi ini berdampak dan dapat dirasakan masyarakat di kawasan  Pinangsori dan Padang Sidempuan III MMI, getaran dirasakan nyata dalam rumah. 

Terasa getaran seakan akan truk berlalu, Kabupaten Nias Selatan dan Kabupaten Nias II MMI, Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. 

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini Tidak Berpotensi Tsunami," ucapnya.

Baca juga: GEMPA Berkekuatan 5,1 Skala Richter Guncang Kabupaten Tapanuli Selatan

Sementara itu, gempabumi susulan, hingga Jumat (12/11/2021) sekitar pukul 18.10 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). 

Terkait gempa bumi tersebut, BMKG mengimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. 

"Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," pungkasnya.

(mft/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved