Breaking News:

Update Covid 19 di Karo

TANAH Karo Dapat 50 Ribu Dosis Vaksin, Hasil Kerjasama Ika Alumni ITB dengan Pasar Modal Indonesia

Untuk membantu pemerintah, pasar modal Indonesia bekerjasama dengan ikatan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB), turut menyalurkan vaksinasi.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ MUHAMMAD NASRUL
Pasar modal Indonesia bekerjasama dengan ikatan alumni ITB, meresmikan saluran vaksinasi bagi empat kabupaten, di Stadion Samura, Jalan Stadion, Kabanjahe, Selasa (16/11/2021). 

Pasar Modal Indonesia Bekerjasama Dengan Ika Alumni ITB Salurkan 200.000 Dosis Vaksin Bagi Empat Kabupaten, Karo Dapatkan 50.000 Dosis

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Di tengah pandemi penyebaran virus corona (Covid-19) saat ini, pemerintah dan pihak lainnya tengah gencar untuk melakukan vaksinasi bagi masyarakat. Tak lain, langkah ini dilakukan untuk memenuhi target vaksinasi 70 persen masyarakat untuk dapat menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity.

Untuk membantu pemerintah, pasar modal Indonesia bekerjasama dengan ikatan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB), turut menyalurkan vaksinasi bagi masyarakat.

Untuk di Sumatera Utara, pihak ketiga ini menyalurkan vaksinasi sebanyak 200.000 dosis di empat kabupaten.

Keempat wilayah ini, yaitu Kabupaten Karo, Dairi, Simalungun, dan Toba. Launching vaksinasi ini, dilakukan di Stadion Samura, Jalan Stadion, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Selasa (16/11/2021).

Ketua Umum IA-ITB Gembong Primadjaja, menjelaskan jika ini merupakan program dan bagian dari bakti mereka untuk membantu pemerintah dalam merealisasikan pencapaian vaksinasi untuk mencapai herd immunity. Dikatakannya, pelaksanaan sentra vaksinasi di Sumatera Utara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan vaksinasi Ganesha yang dilaksanakan di beberapa wilayah di seluruh Indonesia.

"Vaksinasi Ganesha IA-ITB sangat bergembira dapat bekerjasama dengan SRO untuk membantu bangsa ini untuk segera pulih dan sehat. Kami menyampaikan terima
kasih kepada berbagai pihak yang sudah berpartisipasi hingga kegiatan ini dapat terlaksanakan dengan
baik,” ujar Gembong.

Ketika ditanya seputar pemilihan empat daerah ini yang menjadi fokus vaksinasi, Gembong menjelaskan jika pihaknya melihat wilayah ini merupakan kawasan strategis. Pasalnya, keempat wilayah tersebut merupakan kawasan yang cukup terdampak dari sektor ekonomi karena beruntung pada pariwisata.

"Ini daerah yang harus mendapatkan penanganan vaksinasi, karena paling terdampak Covid-19. Terutama dari sektor pendapatan pariwisatanya. Tentunya dengan adanya vaksinasi ini, kita berharap dapat membantu pemulihan ekonomi kawasan yang berada di sekitar Danau Toba yang mengandalkan pariwisatanya," ucapnya.

Kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan secara serentak tersebut dilaksanakan di 62 titik pada empat kabupaten. Dengan rincian Kabupaten Dairi 18 titik, Kabupaten Karo 15 titik, Simalungun 22 titik, dan Toba tujuh titik. Bagi setiap kabupaten, mendapatkan alokasi vaksin untuk 25.000 akseptor (penerima) dengan jumlah dosis sebanyak 50.000 dosis, menggunakan jenis vaksin Astra Zeneca.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved