Ipda Hans Simangunsong Viral Nyanyikan Jiayou Wuhan, Masa Muda Pernah Jadi Sopir Angkot
Hans mengaku terdorong menyanyikan "Jiayou Wuhan" karena berempati kepada warga Wuhan.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ipda Ucok Hans Simangunsong, polisi yang viral dengan karena menyanyikan lagu "Jiayou Wuhan" (Ayo Semangat Wuhan) pada awal pandemi Covid-19 melanda ternyata pernah menjadi sopir angkot pada masa mudanya.
Ipda Ucok menceritakan perjalanan hidupnya kepada Tribun Medan di Kantor Tribun Medan, Rabu (17/7/11/2021).
Hans yang lahir di Rantauprapat adalah anak pertama dari lima bersaudara. Ayahnya adalah seorang wiraswasta. Sementara ibunya kini menjabat sebagai Wakil Bupati Labuhan Batu.
Dia menceritakan, masa remajanya dahulu hidupnya susah dan sering di pasaran. Bahkan sewaktu SMA Kelas 1 diakuinya pernah bekerja sebagai sopir angkot, kernet mobil, dan lainnya.
Meskipun sebenarnya berasal dari keluarga berkecukupan, dirinya berkeinginan hidup mandiri dan sempat lari dari rumah. Perilakunya itu pun dipengaruhi lingkungan remaja dikediamannya saat itu.
Ia bahkan pernah menjadi preman kala itu. Terlihat raut wajahnya sejenak tertegun mengenang masa-masa tersebut.
"Jadi waktu itu, saat masih remaja, untuk hidup glamor dan berfoya-foya. Tapi belakangan saya pikir itu salah. Dan kelas 3 SMA saya kembali lagi ke rumah," ujarnya.
Hans sejak dulu hobi bermusik. Ayahnya adalah pemain keyboard tunggal. Di samping itu, langkahnya untuk menjadi polisi juga besar dorongan dari latar belakang keluarganya.
"Motivasi saya jadi polisi pertama karena banya keluarga yang bekerja sebagai polisi. Kakek juga polisi, kerabat-kerabat juga ada. Itu lah yang menjadi inspirasi saya," katanya.
Naik Pangkat karena Nyanyi "Jiayou Wuhan"
Hans mengaku terdorong menyanyikan "Jiayou Wuhan" karena berempati kepada warga Wuhan.
Ia sempat bingung mengungkapkan perasaannya. Karena dirinya suka mendengarkan lagu Mandarin, ia pun mengekspresikan kegelisahannya melalui nyanyian.
Ia pun mencari tahu di Google tentang lagu apa yang relevan dengan kondisi China saat itu.
Didapatinya lagu "Jiayou Wuhan" yang jarang dinyanyikan. Bahkan pencipta lagu tersebut pun tidak diketahuinya.
Namun karena kata-kata di dalam lagu itu memuat semangat untuk warga Wuhan lepas dari masa pandemi, akhirnya ia memutuskan untuk menyanyikannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ipda-ucok-hans-simangunsong-medan.jpg)