News Video
Tanggul Jebol, Rumah Warga di Dolok Masihul Terendam Banjir Setinggi 50 Sentimeter
Curah hujan yang tinggi serta jebolnya tanggul membuat sejumlah rumah yang berada di Desa Aras Panjang, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdangbeda
Penulis: Muhammad Anil Rasyid |
TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Curah hujan yang tinggi serta jebolnya tanggul membuat sejumlah rumah yang berada di Desa Aras Panjang, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara, terendam banjir, Rabu (17/11/2021).
Menurut seorang warga bernama Hotpin Arifin Sianturi mengatakan, banjir yang diakibatkan jebolnya tanggul ini, membuat sejumlah rumah yang berada di Dusun III, Desa Aras Panjang, Kecamatan Dolok Masihul, terendam setinggi 50 sentimeter.
"Banjir ini merendam rumah warga sekitar 50 sentimeter. Hampir semua rumah yang berada di Dusun III ini sudah terendam air," ujar Hotpin.
Banjir yang dikarenakan meluapnya air sungai di Desa Aras Panjang ini, baru terjadi pada hari Rabu (17/11/2021), sekitar pukul 02.00 WIB dinihari.
Hotpin bersama warga desa lainnya berharap kepada pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan persoalan banjir yang kerap tiap hujan deras selalu banjir
"Kami butuh bantuan dan perawatan tanggul di desa kami. Asal hujan deras deras yang melanda desa ini, air sungai meluap dan merendam sejumlah rumah warga," ujar Hotpin.
"Kepada pemerintah kabupaten agar tanggul yang berada di desa kami ini secepatnya untuk diperbaiki, agar kami tidak sengsara," sambungnya.
Hotpin kembali menegaskan, tanggul di Desa Aras Panjang ini selalu jebol asal curah hujan tinggi.
"Kalau sudah deras hujannya, pasti kami dilanda banjir. Kami mohon pemerintah memperhatikan lah nasib kami ini," tutup Hotpin.
Diberitakan sebelumnya, Kabupaten Serdangbedagai tiga Minggu belakangan ini dilanda banjir. Terdapat tiga kecamatan yang tedampak banjir tersebut.
Kecamatan Sei Rampah, Kecamatan Tanjung Beringin, dan Kecamatan Tebingtinggi, terendam banjir. Akibatnya ribuan rumah tedampak sehingga warga pun memilih untuk mengungsi.
Bahkan ketinggian air setinggi dada orang dewasa. Namun dua hari ini, debit air sudah surut dan membuat warga yang mengungsi berangsur-angsur kembali ke rumah masing-masing.
(cr23/tribun-medan.com)