Khazanah Islam

Apakah Sakit Takdir Allah Atau Hukuman Atas Dosa? Ceramah Buya Yahya Bikin Sejuk

"Kenapa orang tersebut ditimpakan musibah, karena disini jika anda tidak punya dosa. Maka Allah

Editor: Dedy Kurniawan
Ist
buya ayahya al 

TRIBUN-MEDAN.com - Mengapa manusia diberi sakit oleh Allah?

Apakah ada antara takdir atau hukuman atas dosa-dosa selama hidup.

Berikut ini penjelasan Buya Yahya.

Setiap makhluk hidup yang ada di alam semesta ini pasti pernah mengalami sakit.

Sakit sebagai bentuk ujian bagi manusia agar dapat menggugurkan dosa-dosanya.

Selain itu, sakit pula bisa menjadi teguran bagi manusia karena telah lalai dan berpaling dari Sang Pencipta.

Baca juga: Ceramah Gus Baha, Ternyata Ini Dosa Terbesar Istri ke Suami, Banyak Terjadi Tapi Sering Tak Disadari

Baca juga: JANGAN Sholat Tahajud di Waktu Ini, Syekh Sebut Untuk Tidak Memaksa Diri, Jadi Pintu Setan

 
Namun, tidak ada sesuatu baik ujian dan musibah melainkan sudah atas kehendak Allah Ta'ala.

Lantas, apakah seorang hamba yang beriman mendapatkan musibah dari Allah SWT dengan suatu penyakit merupakan takdir atau dosa selama hidup?

Berikut ini penjelasan Buya Yahya yang dibagikan melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Baca juga: BANYAK Belum Tahu, Inilah Cara Istighfar yang Benar Tuntunan Rasulullah, Bukan Sekadar Mohon Ampun

Buya Yahya menjelaskan dengan memahami tiga hal alasan Allah beri manusia sakit.

"Karena itulah perlu dipahami dari tiga hal ini. Yang pertama adalah Allah SWT akan mengampuni segala kesalahan kita yang pasti ada."

 
"Karena Allah SWT, menganggap bahwa ini adalah hamba yang kucintai, tetapi ia punya dosa. Maka Allah SWT tidak mau menyiksanya nanti di akhirat. Maka Allah SWT timpakan musibah saat ini di dunia," sambung Buya Yahya.

Hal ini dilakukan Allah SWT karena ingin membebaskan orang tersebut dari siksa di akhirat, sambung Buya Yahya.

"Dan itu bukanlah aib, karena akan Allah SWT muliakan," urainya.

Baca juga: Bacaan Sholat Gerhana, Lengkap Tata Cara dan Niat yang Dirapalkan Sebelum Sholat

"Yang kedua adalah mungkin anda seorang yang banyak beristighfar atau sudah habis dosanya karena sudah banyak istighfar."

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved