Breaking News:

Banjir di Labura

1.618 Rumah di Labuhanbatu Utara Tenggelam Dihantam Banjir, Akses Jalan Putus

Sejumlah wilayah di Kabupaten Labuhanbatu Utara beberapa hari ini terendam banjir. Bahkan, ada satu perkampungan yang masih tenggelam

HO
Warga di Kabupaten Labura melintasi jembatan darurat yang dibangun pemerintah daerah.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,LABURA- Sejumlah kawasan di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) sempat terendam banjir beberapa hari terakhir.

Menurut informasi, ada 1.618 rumah yang sempat tenggelam.

Bahkan, ketinggian air mencapai 1 meter hingga 1,5 meter.

Di Desa Sialang Taji, Kabupaten Labura, banjir menenggelamkan satu perkampungan.

Baca juga: Kapolda Sumut Kerahkan Pasukan, Bantu Evakuasi Korban Banjir di Kabupaten Sergai

Ada 50 rumah yang terdampak banjir, dan warganya terpaksa tinggal di tengah-tengah kondisi rumah yang tenggelam.

Kepala BPBD Labura, Abdi Yoso mengatakan, meski banjir merendam satu perkampungan di Desa Sialang Taji, namun dia mengklaim bahwa saat ini air sudah surut.

"Tinggal yang di Sialang Taji saja yang masih bertahan (banjirnya). Kalau yang lain sudah surut," kata Abdi, Jumat (19/11/2021).

Abdi menjelaskan, perkampungan yang terendam banjir ini merupakan kawasan lintasan saja. 

Baca juga: Moment Lucu Warga Korban Banjir Sergai Dapat Bogem Mentah dari Gubsu Edy Usai Minta Mentah Sembako

"Sifatnya air banjir tersebut hanya perlintasan," katanya.

Berdasarkan pengamatan BPBD Labura, banjir disebabkan curah hujan yang tinggi, dan juga akibat adanya tanggul yang jebol. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved