Breaking News:

Tonton Langsung Pertandingan, Gubernur Edy Rahmayadi Optimis PSMS Medan Lolos Liga 1

Namun, begitu dia dipindahkan tugas ke Jakarta menjadi Pangkostrad, prestasi PSMS Medan kembali jatuh dan turun ke Liga 2.

Penulis: Muhammad Ardiyansyah | Editor: Ayu Prasandi
Tribun Medan/Ardi
Gubernur Edy Rahmayadi saat ditemui wartawan usai memberikan pengarahan terhadap skuat PSMS Medan pasca menang melawan PSPS Riau, di Hotel Grand Elit, Pekanbaru, Senin (22/11/2021) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com,PEKANBARU-Gubernur Sumatera Utara (Sumut) yang juga bertindak sebagai pembina PSMS Medan, Edy Rahmayadi optimis PSMS Medan mampu lolos ke Liga 1 musim 2022 mendatang.

Hal ini disampaikan Edy Rahmayadi saat memberikan pengarahan kepada skuat berjuluk 'Ayam Kinantan' setelah berhasil mengalahkan PSPS Riau di Hotel Grand Elit, Pekanbaru, Senin (22/11/2021) malam.

Baca juga: Puncak Acara Gelegar Payung Nusantara 2021, Sebanyak 40 Peserta Terbaik Terima Hadiah

"Tetap kompak, kita harus pertahankan reputasi PSMS Medan," katanya. 

Semasa masih menjadi Pangdam I/BB, Edy mengaku berhasil membawa PSMS Medan ke Liga 1.

Namun, begitu dia dipindahkan tugas ke Jakarta menjadi Pangkostrad, prestasi PSMS Medan kembali jatuh dan turun ke Liga 2.

Atas dasar itulah mantan Ketua Umum PSSI juga termotivasi untuk mengembalikan kejayaan Ayam Kinantan di kancah persepakbolaan nasional. 

"Saat ini saya sudah di sini, ayo kita bawa PSMS ke Liga 1," ujarnya.

Selain itu, iapun berpesan kepada pemain untuk selalu loyal, dan memberikan segalanya saat diturunkan ke lapangan. 

"Kalau bisa mati di lapangan," ucapnya.

Baca juga: Ibu yang Anaknya Disuruh Layani Om-om, Sempat Buat Laporan Anak Hilang

Dalam kesempatan itu Edy sedikit mengevaluasi taktik yang diterapkan Ansyari Lubis saat melawan PSPS Riau, khususnya di babak kedua.

Menurut Edy, kebijakan bertahan total yang dilakukan PSMS Medan di babak kedua setelah unggul 2-0 sangat berbahaya.

Apalagi, itu dilakukan selama 35 menit.

"Itu berbahaya, jangan di buat lagi. Kalau mau bertahan total 10 menit akhir. Mereka semangat ngejar ketertinggalan, kalau sampai tadi bisa cetak gol satu, bisa bahaya," katanya.

(cr12/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved