Breaking News:

Hindari Pungli, Pintu Masuk Objek Wisata Pemandian Sidebuk-Debuk akan Dijaga Pos Terpadu

Pengadaan pos yang akan dijaga oleh personel gabungan ini ditempatkan untuk menghindari adanya aktivitas Pungli yang terjadi di kawasan tersebut.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
Tribun Medan/ M Nasrul
Puluhan orang yang merupakan pengelola atau pemilik usaha di kawasan objek wisata pemandian air panas Sidebuk-Debuk, kembali mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karo, di Jalan Veteran, Kabanjahe, Selasa, (23/11).TRIBUN MEDAN/M Nasrul 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Para pengelola objek wisata pemandian air panas Sidebuk-Debuk, menyambut baik rencana pengadaan pos terpadu di pintu masuk Desa Doulu.

Rencana ini, merupakan hasil dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo, beserta instansi terkait di Kantor DPRD Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Selasa (23/11/2021).

Salah satu perwakilan pengelola objek wisata Herdi Tarigan, mengungkapkan jika pihaknya cukup mengapresiasi langkah ini. Karena dengan adanya Pungutan Liar di sepanjangjalan menuju Desa Semangat Gunung, sudah sangat meresahkan.

Baca juga: Tapanuli Utara Gelar Pilkades di 200 Desa, Kapolda Wanti-wanti Hal Ini : Masyarakat Jangan Berantam

"Dari RDP tadi, kita mendapatkan hasil yang cukup membahagiakan dan mendukung masyarakat serta pengusaha di Semangat Gunung," ujar Herdi, saat ditemui usai RDP.

Diketahui, pengadaan pos yang akan dijaga oleh personel gabungan ini ditempatkan untuk menghindari adanya aktivitas Pungli yang terjadi di kawasan tersebut.

Nantinya, sesuai dengan kesepakatan yang ada pos terpadu tersebut akan dijaga oleh petugas dari Pemkab Karo melalui Satpol-PP, personel Polres Tanah Karo, dan personel Kodim 0205/TK.

"Tadi kita dengar pos terpadu ini akan dibuat di depan pintu masuk Desa Doulu, untuk kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke Semangat Gunung," ucapnya.

Ketika ditanya apakah nantinya para pengusaha ini ikut berperan, ia mengaku mereka akan tetap ikut berpartisipasi mengawasi kinerja dari petugas yang ada di lapangan.

Tujuannya, agar penempatan personel di pos tersebut bekerja secara maksimal yang membuat aktivitas Pungli tidak kembali terjadi.

Baca juga: Tanjungbalai United Lolos 16 Besar Setelah Kalahkan Batubara Bisa FC dengan Skor 2-1

"Kita juga berharap kepada masyarakat untuk saling mendukung dan berkoordinasi apabila terjadi kembali aktivitas Pungli. Agar tercipta rasa aman dan nyaman terhadap pariwisata di Kabupaten Karo," ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati Karo Cory br Sebayang telah berjanji akan membuat pos ini berkoordinasi dengan pihak Polres Tanah Karo dan Kodim 0205/TK.

Ketika ditanya mengenai regulasi dan seperti apa prosedur penjagaan, Cory menjelaskan jika pos yang ditempatkan di pintu masuk kawasan ini akan dijaga oleh personel keamanan. Adapun personel yang ditempatkan, berasal dari Pemkab Karo melalui Satpol-PP, personel Polres Tanah Karo, serta personel dari Kodim 0205/TK.

(cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved