Breaking News:

NASA Luncurkan Pesawat Luar Angkasa untuk Menabrak Asteroid, Agar Bumi Terlindungi

NASA memiliki misi menabrak asteroid agar tidak menabrak bumi. Sebauh pesawat luar angkasa tanpa awak mengemban misi menabrak asteroid

NASA / JHUAPL / ED WHITMAN via BBC INDONESIA
Anggota tim misi Dart memeriksa komponen pesawat antariksa itu pada Agustus lalu 

TRIBUN-MEDAN.com - NASA memiliki misi menabrak asteroid agar tidak menabrak bumi. Sebauh pesawat luar angkasa tanpa awak mengemban misi menabrak asteroid berhasil diluncurkan dari Negara Bagian California, Amerika Serikat, pada Selasa (23/11/2021) malam waktu setempat (Rabu, 24 November siang WIB).

NASA mencoba mendemonstrasikan sistem pertahanan bumi pertama di dunia, yang dirancang untuk membelokkan asteroid.

Pesawat Dart meluncur ke langit pada Selasa malam pukul 22.21 waktu setempat (Rabu siang pukul 13.21 WIB) dari Pangkalan Angkatan Ruang Angkasa AS Vandenberg, sebelah barat laut Kota Los Angeles.

Pesawat itu dibawa dengan roket Falcon 9 milik SpaceX.

Pesawat ruang angkasa itu akan menabrak objek yang disebut Dimorphos untuk melihat seberapa besar kecepatan dan jalurnya dapat diubah.

Jika bongkahan puing kosmik berukuran beberapa ratus meter itu bertabrakan dengan planet kita, itu bisa menyebabkan kehancuran seluas benua.

 

Ini adalah upaya pertama untuk membelokkan asteroid dengan tujuan mempelajari cara melindungi bumi, meskipun asteroid yang jadi target itu tidak menimbulkan ancaman.

"Dart hanya akan mengubah periode orbit Dimorphos dalam jumlah kecil. Dan hanya itu (perubahan kecil) yang diperlukan jika asteroid (yang mengancam bumi) ditemukan," kata Kelly Fast, dari kantor koordinasi pertahanan planet NASA.

Misi Dart senilai US$325 juta (Rp4,6 triliun lebih) itu akan menargetkan sepasang asteroid yang mengorbit dekat satu sama lain - yang dikenal sebagai biner.
Foto: Misi Dart senilai US$325 juta (Rp4,6 triliun lebih) itu akan menargetkan sepasang asteroid yang mengorbit dekat satu sama lain - yang dikenal sebagai biner.(NASA/JOHNS HOPKINS PHYSICS LABORATORY via BBC INDONESIA)

Asteroid diibaratkan sebagai “bongkahan-bongkahan bangunan" sisa Tata Surya, yang sebagian besar tidak menimbulkan ancaman bagi planet kita.

Tetapi ketika jalur batu ruang angkasa yang mengelilingi matahari berpapasan dengan jalur bumi maka kedua objek itu bisa bertemu pada saat yang sama, dan tabrakan dapat terjadi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved