Warga Siantar Geger, Parbotot Meninggal Tiba-tiba di Trotoar

Darwin Sipayung meninggal dengan kondisi kaku, mengenakan kaos merah dan celana pendek berwarna hitam.

Tayang:
Penulis: Alija Magribi |
Tribun Medan - Alija Magribi
Darwin Sipayung, pengepul barang bekas ditemukan tergeletak tak bernyawa di Jalan Sutomo, Kota Pematangsiantar, Selasa (30/11/21) 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Pengendara dan masyarakat yang melintas di Jalan Sutomo Pematangsiantar geger dengan temuan seorang pencari barang bekas (parbotot) dengan kondisi terlentang tak bernyawa, Selasa (30/11/2021) siang. Alhasil warga pun mengerumuni lokasi kejadian yang tepat di atas trotoar.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, pria yang berkisar berusia 60-an tahun tersebut bernama Darwin Sipayung. Yang bersangkutan meninggal dengan kondisi kaku, mengenakan kaos merah dan celana pendek berwarna hitam.

Tampak beberapa barang rongsokan dan kardus yang merupakan hasil yang ia kumpulkan dari sekitar kota.

Salah seorang saksi Herman (42) pemilik Toko Optik Sutomo mengatakan, sebelum pria yang tidak diketahui identitasnya tersebut meninggal dunia terlihat lemas dan terduduk di atas trotoar jalan.

"Tadi kami lihat lemas, gak berapa lama meninggal lah. Baru ini kami lihat," ujar Herman kepada wartawan.

Sementara itu, oleh warga yang berada di seputar lokasi mengatakan bahwa pria paruh baya yang meninggal dunia tersebut sebelumnya mengendarai becak sorong (sepeda roda tiga).

"Dulu dia ini naik becak sorong. Sekarang jalan kaki. Dia ini kerja mencari bobot (pemulung)," ujar wanita yang mengaku biasa dipanggil Opung Barita Silalahi seraya terlihat menenteng dagangan.

Hingga kini pihak Kepolisian tengah mengamankan lokasi kejadian. Evakuasi jenazah dilakukan Tim INAFIS Polres Pematangsiantar, dan selanjutnya dibawa ke Forensik RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk dilakukan visum.

Adapun identitas Darwin Sipayung  dikabarkan tinggal di Jalan Pisang, Kelurahan Pardamean, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematangsiantar.

Lebih lanjut, Kapolsek Siantar Timur Iptu Andreas Siregar menyampaikan jenazah sudah diambil pihak keluarga. Dugaan sementara, penyebab meninggal dunia lantaran kecapean.

"Jenazah sudah diambil keluarga. Kemungkinan tadi jatuh karena kecapekan kerja. Korban berstatus lajang," jelas Kapolsek.

(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved