Warga Asahan Korban Banjir Mulai Terjangkit Penyakit, Pos Kesehatan Belum Ada
Warga Desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan yang menjadi korban banjir mulai merasakan terjangkit penyakit.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap |
TRIBUN-MEDAN.com, ASAHAN - Warga Desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan yang menjadi korban banjir mulai merasakan terjangkit penyakit.
Salah satu warga yang mengungsi, Desi Paramita, mengaku anaknya telah terjangkit penyakit kulit, yaitu iritasi dan gatal.
Selain itu, diare juga dialami sebagian warga dikarenakan pasokan air bersih yang belum mencukupi.
"Air bersih juga kurang bagus disini. Jadi kami menggunakan air ini untuk kebutuhan sehari-hari," katanya, Rabu (1/12/2021).
Selain itu, warga juga membutuhkan sembako dan obat-obatan, terlebih pos kesehatan belum didirikan oleh pemkab Asahan.
Sumardi Nasution, Kepala Desa Sei Dua Hulu, mengaku sudah mengajukan ke Dinas Kesehatan untuk mendirikan posko kesehatan.
"Sudah kami minta ke Dinas Kesehatan, tapi belum tau mereka kapan akan datang kemari. Karena warga sudah mengeluhkan sakit kulit dan diare," jelasnya. (cr2/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/banjir-asahan-desa-sei-dua-hulu.jpg)