Jeruk untuk Jokowi
PROTES, Warga Karo Kirim 3 Ton Jeruk ke Presiden Jokowi Minta Jalan Rusak Diperbaiki
Warga Kabupaten Karo di tiga kecamatan mengirimkan tiga ton jeruk ke Presiden RI Joko Widodo sebagai bentuk protes atas jalan rusak
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,KARO - Masyarakat yang tinggal di tiga kecamatan Kabupaten Karo, khususnya di Kecamatan Mardingding, Kecamatan Laubaleng dan Kecamatan Tigabinanga melayangkan protes kepada pemerintah, atas buruknya infrastruktur jalan yang ada di kecamatan tersebut.
Sebagai bentuk protes, masyarakat mengirimkan 3 ton jeruk kepada Joko Widodo, dengan tujuan Istana Negara
Diketahui, pengiriman tiga ton jeruk ini merupakan inisiatif dari persatuan masyarakat Liang Melas Datas yang terdiri dari beberapa desa, yaitu Desa Kutambaru, Desa Batu Mamak, Desa Pola Tebu, Desa Kutambelin.
Kemudian Desa Kuta Pengkih, Dusun Barisan, Dusun Kuta Kendit, dan Dusun Cerumbu.
Baca juga: Viral Video Warga Desa Sunu Gotong-royong Mengarak Patung Joko Widodo Seberat 700 Kg ke Atas Bukit
Ketua panitia pengiriman oleh-oleh untuk Joko Widodo ini Paham Sitepu, mengungkapkan jika oleh-oleh tersebut diberikan atas keberhasilan hasil panen Masyarakat Liang Melas.
Selain itu, dengan hadiah ini masyarakat yang ada di sana juga mengundang Presiden dan berharap dapat meluangkan waktunya untuk berkunjung ke desa mereka.
"Jeruk yang kami kirim sebagai oleh-oleh kepada bapak Presiden Joko Widodo ini seberat tiga ton dari hasil panen warga. Semoga bapak presiden mau datang ke desa kami," ujar Paham, Jumat (3/12/2021).
Amatan www.tribun-medan.com, tiga ton buah jeruk tersebut dikirim menggunakan armada berupa satu unit mobil truk.
Baca juga: Viral Penampakan Masjid Presiden Joko Widodo di Uni Emirat Arab Yang Mewah Bisa Tampung 3 Ribu Orang
Di bagian depan dan samping mobil berwarna kuning ini, juga tertempel spanduk dan poster yang berisikan tulisan "oleh-oleh jeruk manis untuk bapak Presiden Indonesia Joko Widodo".
Truk yang membawa jeruk ini, dilepas oleh masyarakat sambil berharap kiriman ini dapat membawa perubahan yang lebih baik bagi fasilitas di kawasan tersebut terlebih infrastruktur jalan. Meskipun jalan yang dilalui rusak parah, tak membuat masyarakat patah semangat untuk mengirimkan oleh-oleh tersebut.
Bahkan, di beberapa lokasi yang kondisi jalannya rusak parah truk tersebut sempat oleng dan hampir terguling.
"Dengan oleh-oleh ini, kami berharap bapak Presiden ada waktu dan dapat sama-sama kita lihat kondisi jalan di desa kami," ucapnya.
Baca juga: Presiden Jokowi Beri Ultimatum soal Covid-19, Langsung Ganti Kapolda jika Kasus Naik
Berdasarkan penjelasan dari warga sekitar Hena bru Ginting, mereka sering kali gagal mengirimkan hasil panen ke luar daerah karena kondisi jalan yang kadang tidak bisa dilintasi.
Pasalnya, jika musim penghujan tiba akses jalan yang masih berupa tanah itu akan sulit dilintasi karena menjadi lumpur yang cukup tebal.
"Kalau sudah musim hujan seperti sekarang, lumpurnya sudah parah jadi susah untuk lewat," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/protes-kirim-3-ton-jeruk-ke-jokowi.jpg)