SOPIR Lakalantas Maut Angkot vs Kereta Ternyata Positif Narkoba, Begini Keterangan Polisi
Sopir angkutan kota 123 yang menerobos plang rel kereta api hingga menewaskan 4 orang penumpang rupanya positif narkoba.
4. Novita Elisabeth Aruan, 22 tahun, Jalan Kuali No 3 Kel Sei Putih Medan.
5. Farida Ratnawaty, 62 Tahun, Jalan Jendral Ahmad Yani No 20 Medan.
6. Lindawati, 38 tahun, Jalan Gereja Gang Aman Medan Barat Medan.
IBU dan Anak yang Tewas dalam Lakalantas Angkot vs KA Dikenal Periang, Keduanya Baru Pulang Melayat
Asma Nur dan Faida Naila Harahap merupakan korban tewas kecelakaan maut antara angkutan kota (angkot) dan kereta api di perlintasan kereta api Jalan Sekip, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (4/12/2021).
Belakangan terkuak keduanya adalah ibu dan anak.
Hal itu diungkapkan oleh Maisa Harahap selaku kerabat korban.
Maisa menceritakan keduanya baru saja pulang melayat ketempat Abang iparnya di Kutacane, provinsi Aceh.
Ia pun menguak sosok almarhum di mata keluarga dan masyarakat sekitar.
Asma Nur dikenal sosok yang periang dan gemar bercerita.
Bahkan Maisa mengaku hampir setiap hari keduanya saling berbagi cerita atau curhat masalah kehidupan.
Terakhir kali, sebelum ia meninggal dunia dalam kecelakaan maut Asma Nur menceritakan soal anaknya Faida Naila Harahap yang juga periang.
Asma memiliki harapan besar terhadap anak terakhirnya itu bisa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.
Adapun selain itu ia sebelumnya sempat berjualan roti di sekitar rumahnya.
Namun selama pandemi Covid-19 ia terpaksa berhenti berjualan dan hanya menjadi ibu rumah tangga.
Sementara sang suami bekerja sebagai pekerja harian lepas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sopir-angkot-123_lakalantas-maut.jpg)