Breaking News:

News Video

Lambaian Tangan Istri dan Anak Jadi Perpisahan Terakhir dengan Sang Suami Sebelum Digilas Kereta Api

Asmanur sempat melambaikan tangan kepada sang suami sebelum pergi ke Aceh. Namun lambaian tangan itu jadi salam perpisahan

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Kecelakaan angkot vs kereta api di Jalan Skip, Kota Medan, meninggalkan luka yang mendalam bagi keluarga korban yang ditinggalkan.

Bahkan, diantara korban yang tewas ada seorang ibu dan anaknya yang tewas dalam kecelakaan itu.

Asma Nur (42) dan anaknya Faida Naila Harahap (10), diketahui baru saja pulang melayat di Kutacane, Aceh.

Karimula Harahap, suami korban masih merasakan duka yang mendalam. Pasalnya, sebelum berangkat dari Aceh menggunakan bus.

Istri dan anaknya, sempat melambaikan tangan kepada dirinya dari dalam bus sewaktu hendak meninggalkan Aceh.

Saat itu, ia sedang bekerja di pinggir jalan dan menyaksikan kepergian istri dan anaknya meninggalkan dirinya.

"Saya pergi kerja. Sesudah naik bus dia (istri dan anaknya) lewat dari depan saya. Dia dadah-dadah dari dalam bus," kata Karimula Harahap kepada tribun-medan.com, Minggu (5/12/2021).

Ia menjelaskan, sewaktu istri dan anaknya berangkat. Mereka terus saling memberi kabar. Bahkan ketika sang istri dan anaknya naik angkot naas nomor 123 tersebut.

"Kita jam 10 itu masih telponan, saya tanya kamu dimana, dia (istrinya) bilang di tiga binanga, istrhat dan makan. Anak mu nggak makan, dia beli popmie aja katanya," sebutnya.

"Jam satu itu saya telpon lagi, katanya sudah di Bandar Baru, sudah mau dekat Kaban Jahe. Jam dua saya telpon lagi, dia bilang sudah di angkot, bahkan sampai di Jalan Skip dia ngasih tau," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved