Kripto
Investor Makroekonomi Morehead: Pemerintah Harus Berhenti Melarang Bitcoin
Investor makroekonomi memberikan penilaian tentang perkembangan kripto. Ia melihat tren Kripto melaju dengan cepat.
TRIBUN-MEDAN.com - Investor makroekonomi memberikan penilaian tentang perkembangan kripto. Ia melihat tren Kripto melaju dengan cepat.
Seorang investor makroekonomi itu bernama Dan Morehead, CEO Pantera Capital yang juga sebagai investor makroekonomi lama.
Ia juga menganggap bahwa pasar obligasi merupakan pasar yang menganut skema Ponzi (Ponzi Scheme), di mana bank sentral suatu negara dapat memanipulasinya.
Dia telah menandakan bahwa alarm atau gelembung (bubble) pasar obligasi diciptakan oleh bank sentral, dalam hal ini bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed) dan dia mengatakan aset digital harus dibeli sebagai gantinya.
"Investor obligasi akan benar-benar hancur ketika The Fed berhenti memanipulasi pasar obligasi," kata Morehead dalam sebuah catatannya pada Selasa (6/12/2021) kemarin.
Di sisi lain, Morehead berpendapat bahwa bitcoin dan aset kripto lainnya bisa menjadi aset lindung nilai (hedging) karena bubble di pasar utang mulai muncul.
"Pemerintah harus berhenti terobsesi untuk melarang Bitcoin dan melihat lebih ke dalam," kata Morehead, dikutip dari Bloomberg.
Menurut Morehead, skema Ponzi dalam pasar obligasi terbesar dalam sejarah AS adalah di saat pemerintah AS menaikan pasar obligasi hipotek hingga mencapai US$ 33 triliun.
Dia pun berkomentar bahwa hal tersebut didorong oleh satu 'aktor' non-ekonomi dengan posisi dominan yang diperdagangkan berdasarkan informasi material non-publik.
• Berikut Ini 5 Orang Paling Sukses di Pasar Uang Kripto, Nilai Aset Bitcoin Capai Miliaran Dolar
• Harga Bitcoin Perlahan Pulih 7 Desember 2021, Sentuh US$ 50 Jutaan, Bagaimana Prospeknya?
Sebagai informasi, skema Ponzi merupakan jenis penipuan di mana pelaku mencuri uang dari investor dan menutupinya dengan menyalurkan pengembalian pada klien dari dana yang diberikan oleh investor baru.
Morehead, yang juga menjabat sebagai eksekutif di Julian Robertson's Tiger Management pada awal karirnya, menginvestasikan dana pertamanya di Pantera pada tahun 2013, tentunya dalam cryptocurrency, dalam hal ini bitcoin.
Pada saat itu, bitcoin masih seharga US$ 65 per kepingnya.
Bitcoin pun berhasil mencetak level tertinggi baru sepanjang masa nyaris US$ 69.000 pada November lalu.
Kini, Morehead berinvestasi dalam beragam aset digital dan perusahaannya memiliki nilai aset sebesar US$ 6,4 miliar, menurut situs webnya.
Morehead pun bukanlah orang pertama yang menyamakan kebijakan bank sentral dengan skema Ponzi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ethereum.jpg)