Breaking News:

Kecelakaan Lalu Lintas

Kebut-kebutan, Remaja 17 Tahun Tewas Kepala Terbentur Aspal di Siantar

Seorang remaja berusia 17 tahun tewas mengenaskan setelah kepalanya pecah terbentur aspal lantaran kebut-kebutan

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
HO
Remaja berusia 17 tahun tewas usai mengalami kecelakaan di Jalan Melanthon Siregar Siantar, Selasa (7/12/2021) malam. 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIANTAR- Sandly Napitupulu, remaja berusia 17 tahun di Kota Siantar tewas mengenaskan setelah kebut-kebutan dan terjatuh dari motor Honda Vario BK 3136 WAD miliknya, Selasa (7/12/2021) malam.

Saat kejadian, motor yang dikendarai Sadly bertabrakan dengan motor Honda GL 100 BK 3087 LT yang dikendarai Reza Al Amin (28).

Kasubbag Humas Polres Siantar, AKP Rusdi Ahya mengatakan, korban telah dievakuasi dari lokasi kecelakaan Jalan Melanton Siregar, persisnya di depan Kantor Lurah Pematang Marihat. 

"Setelah 10 menit dilaporkan langsung kita evakuasi ke klinik terdekat dan berlanjut dibawa ke RS Djasamen Saragih," ujar Rusdi Ahya, Rabu (8/12/2021) .

Baca juga: Penyerang Ajax U-16 Keturunan Indonesia Noah Gesser Meninggal Akibat Kecelakaan Lalu Lintas

Rusdi menyampaikan, Sadly berdomisili di Jalan Melanton Siregar, Gang Nangka, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Siantar.

Sementara Reza M Al Amin, diketahui merupakan warga Hataran Jawa III, Desa Marbun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun mengalami luka ringan.

"Hasil olah TKP, sebelum terjadinya kecelakaan, Honda Vario yang dikendarai korban datang melaju dari Kota Siantar menuju arah Tanah Jawa.

Sesampainya di tempat kejadian diduga Honda Vario yang dikendarai korban terjatuh dan terseret lalu bertabrakan dengan Honda GL 100 yang dikendarai oleh Reza," ungkap Rusdi Ahya kembali.

Baca juga: PT Jasa Raharja Cabang Sumut Salurkan Rp 37,1 Miliar kepada Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Saat ini, kedua sepeda motor yang terlibat kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti kecelakaan lalu lintas.

Angela Siahaan (30) warga setempat mengatakan, dirinya dan beberapa warga lainnya tidak begitu jelas melihat terjadinya kecelakaan.

Mereka hanya mendengar suara benturan keras.

"Kami gak melihat secara langsung tabrakannya. Kami hanya mendengar suara keras dan keluar dari rumah, kami lihat anak itu sudah tergeletak," katanya singkat.

Sementara itu, dari amatan di sekitar lokasi kejadian. Sepeda motor yang dikendarai korban terserat cukup jauh dan mengalami kerusakan parah.

Kondisi yang sama juga tampak dari sepeda motor milik Reza mengalami rusak pada bagian depan.(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved