Dikejar Polisi, Mobil Komplotan Pencuri Uang Terguling di Desa Pintu Hariara Samosir

Polres Dairi menangkap tiga orang pencuri yang menggasak uang belasan juta dan barang berharga milik warga di Jalan Runding Sidiangkat, Sidikalang.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Mobil kelompok pencuri yang terguling saat dikejar di Desa Pintu Hariara, Kabupaten Samosir, polisi, Sabtu (11/12/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polres Dairi menangkap tiga orang pencuri yang menggasak uang belasan juta dan barang berharga milik seorang warga di Jalan Runding Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi yang terjadi pada 15 November 2021 lalu. 

Adapun ke tiga identitas pelaku yaitu DJPP (24), SMB (32), SMS (20). Ketiganya merupakan warga Kabupaten Simalungun.

Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman mengatakan, penangkapan kawanan maling itu berujung kejar-kejaran antara Polisi pada Kamis 9 Desember kemarin di Desa Pintu Hariara, Kabupaten Samosir. Namun dalam upaya pengejaran itu rupanya mobil Toyota Avanza hitam para tersangka mengalami kecelakaan dan terguling.

Setelah itu, pelaku bersembunyi namun berhasil ditangkap polisi dan juga warga yang membantu.

"Pada saat akan dilakukan penangkapan, para pelaku langsung melarikan diri dengan mengemudikan mobil Avanza hitam mengarah ke Kabupaten Samosir," kata Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman, Sabtu (11/12/2021).

Mereka dibawa ke Sat Reskrim Polres Dairi guna proses penyidikan selanjutnya.

Wahyudi menerangkan, komplotan ini mencuri rumah warga di Jalan Runding Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi.

Mereka mengambil barang-barang berharga korban dengan cara membongkar jendela rumah kemudian mengambil uang sebesar Rp 14 juta dan 4 unit ponsel.

Akibat perbuatannya, pelaku pun ditetapkan sebagai tersangka dan terancam kurungan penjara selama tujuh tahun.

Dari mereka polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Avanza warna hitam dan dua buah obeng yang digunakan membongkar jendela.

"Pelaku pencurian pemberatan ini dikenakan Pasal 363 KUHP subs Pasal 362 KUHP dengan ancaman penjara selama lamanya tujuh tahun," tutup Wahyudi. (cr25-tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved