Lelang Jabatan

6 Pejabat Deliserdang K.O, tak Punya Harapan Lanjut Seleksi Lelang Jabatan

Enam pejabat di Kabupaten Deliserdang yang mengikuti seleksi lelang jabatan K.O dan tak bisa lagi melanjutkan tahap berikutnya

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
HO
Pejabat di lingkungan Pemkab Deliserdang mengikuti seleksi pembuatan makalah dan wawancara dengan Pansel yang dilaksanakan di hotel Prime Plaza Kualanamu Kamis, (16/12/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM,DELISERDANG- Pemkab Deliserdang membuka lelang jabatan untuk sejumlah posisi, khususnya Eselon II.

Dalam proses lelang jabatan, ada enam pejabat yang K.O alias tumbang tak bisa melanjutkan proses seleksi.  

Menurut informasi, untuk jabatan Kasatpol PP awalnya yang mendaftar itu ada 11 orang.

Dari 11 orang, yang lulus pada tahapan seleksi kompetensi manajerial dan sosialkultural ada delapan orang.

Sementara yang tidak lulus tiga orang. 

Baca juga: 76 Tahun Merdeka, Baru Kali Ini Dua Desa di Deliserdang Dapat Listrik

Kemudian untuk posisi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset, semua peserta yang berjumlah enam orang dinyatakan lulus. 

Pada posisi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumbe Daya Manusia (BKPSDM), ada 11 orang yang lulus, dan lima lainnya dinyatakan tidak lulus. 

Untuk formasi Kadis Pertanian, hanya satu orang yang tidak lulus, sementara 6 lainnya lulus. 

Posisi Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang lulus 5 orang dan hanya 1 yang tidak lulus. 

Sesuai dengan pengumuman yang dikeluarkan oleh Panitia Seleksi (Pansel), untuk peserta lelang yang dinyatakan lulus adalah peserta yang mendapatkan hasil dengan rekomendasi disarankan atau dipertimbangkan.

Baca juga: Ashari Tambunan Menerima Ramah Tamah Kontingen LPPD Pesparawi Deliserdang

Sementara untuk yang tidak lulus status rekomendasi Pansel " tidak disarankan ".

Satu diantara pejabat yang kini kandas harapannya adalah Taufik Israd Harahap.

Sekretaris Dinas Perhubungan ini sebelumnya sempat mendaftar pada formasi Kepala BKPSDM dan juga Kadis Pertanian. 

Dua formasi yang dicobanya semuanya direkomendasikan Pansel " tidak disarankan ". 

"Ya masih percaya sama lelang ini. Persoalan belum rezeki ajanya ini. Umur saya masih 51 tahunnya. Ya nanti kalau ada dicoba lagi udah dua kali juga saya ikut lelang sebenarnya ya belum rezeki mau cemana lagi," kata Taufik Kamis, (16/12/2021).

Baca juga: Berita Foto: PSDS Deliserdang Berhasil Mengalahkan Karo United dan Melaju ke Final Liga 3 Zona Sumut

Mantan Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) ini mengaku saat ujian seleksi kompetensi manajerial dan sosialkultural (assesment) ia sudah berupaya semaksimal mungkin. 

Semua pertanyaan bisa dijawab karena dianggap tidak ada yang begitu sulit. 

Saat itu semua dijawaban bersifat normatif. 

"Ujiannya pakai laptop kami semua. Ya pertanyaannya cuma menurut pendapat saudara bagaimana begitulah. Ya seperti psikotes juga, ini ada contoh 8 suka kata, saya pekerja keras, saya pendiam, saya suka bergaul. Kita susunlah menurut pendapat kita mana yang lebih pertama kita bikin," kata Taufik. 

Baca juga: Korban Rudapaksa Pingsan di Polsek Sunggal, Ini Jawaban Peksos Deliserdang Soal Tudingan tak Humanis

Sementara itu peserta yang bernasib sama dengan Taufik diantaranya adalah Amos F Karokaro. 

Camat Namorambe ini sebelumny sempat digadang-gadang bakal terpilih di posisi Kasat Pol PP karena sudah beberapa tempat dan menduduki posisi Camat. 

Saat ini harapannya sudah kandas karena di formasi Kasat Pol PP dan Kepal BKPSDM yang ia daftari tidak ada satupun yang lulus.

Saat ini masih ada 24 orang lagi pejabat yang masih berjuang dan mengikuti seleksi tahapan wawancara dengan Pansel dan pembuatan Makalah yang dilaksanakan dua hari di hotel Prime Plaza Kualanamu 16-17 Desember.(dra/tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved