Vaksinasi Anak
Pemko Medan Mulai Persiapkan Vaksinasi Anak 6-12 Tahun,Ini Penjelasan Wali Kota Bobby Nasution
Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan pihaknya sudah menyiapkan vaksinasi anak untuk usia 6 sampai 12 tahun
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Pemerintah Kota Medan mulai menpersiapkan vaksinasi untuk anak usia 6 sampai 12 tahun.
Wali Kota Medan, Bobby Nasution menuturkan, pihaknya masih menunggu instruksi untuk melakukan vaksinasi dari Pemerintah Provinsi dan pusat.
"Kami Pemerintah Kota Medan saat ini tetap mempersiapkan, kami sudah rapat internal persiapan untuk vaksinasi anak.
Kami hanya mempersiapkan semuanya karena keputusan dimulai atau tidaknya itu bukan di kami, itu ada di Pemprov," ujar Bobby, Jumat (17/12/2021).
Baca juga: 9 Daerah Launching Vaksinasi Anak, Kota Medan Belum Sama Sekali
Menurut Bobby, untuk target vaksinasi anak di Medan masih dalam proses pendataan.
Meskipun begitu, Bobby mengaku vaksinasi untuk anak di Medan sudah dilakukan beberapa waktu lalu namun bukan oleh Pemerintah Kota Medan.
"Kemarin memang ada vaksinasi untuk anak tapi bukan dilakukan oleh Pemerintah Kota Medan," tambahnya.
Ia mengatakan saat ini pihaknya masih fokus memenuhi target vaksinasi untuk lansia agar bisa memulai penyelenggaraan vaksinasi untuk anak.
"Secepatnya, inikan kita sudah lakukan koordinasi. Yang terjadi di lapangan itu sering, misalnya di Kelurahan A, itu lansia ada 50 orang, kita jaring terus. Ternyata adanya 40," tuturnya.
Baca juga: Pemko Medan Launching Vaksinasi Anak 12-17 Tahun, Targetkan 1.000 Anak Bisa Divaksin Perhari
Bobby mengaku terdapat kesulitan dalam melakukan vaksinasi untuk lansia. Di antaranya data jumlah lansia yang belum akurat.
Bobby menambahkan pihaknya juga bekerjasama dengan pengusaha hotel untuk mendapatkan data ril lansia yang belum divaksin.
"Biasanya mereka muncul di weekend bukan di wilayahnya tapi misalnya di hotel-hotel, di mal, ini yang perlu kita waspadai, nah ini makanya kita kerjasama dengan mal dan pihak-pihak perhotelan untuk menggunakan aplikasi peduli lindungi jadi terjaring siapa yang belum vaksin langsung kita vaksin di tempat,"
"Ini juga yang menjadi kendala adalah lansia-lansia yang punya komorbid, penyakit-penyakit bawaan yang belum bisa divaksin nah ini yang terus kita laporkan. Misalnya 50 tadi 10 di antaranya rupanya punya komorbid ini yang terus kita laporkan," pungkasnya.(cr14/tribun-medan.com)