Breaking News:

Jelang Akhir Tahun, Jual Beli Emas Meningkat 50 Persen

Sejauh ini, peminat masyarakat membeli emas dengan membeli satu set emas yang di dalamnya yaitu anting,kalung, gelang, dan cincin.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/ANGEL AGINTA
Suasana jual beli di toko emas H Tarigan, Pasar Pringgan, Kota Medan, Minggu (19/12/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Transaksi jual beli emas menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 mengalami peningkatan di sejumlah pusat penjualan emas di Kota Medan. Peningkatan jual beli emas pada moment Natal dan Tahun Baru kali ini didorong juga karena telah diperbolehkannya kembali acara pesta pernikahan.

"Dapat dikatakan, dengan momen seperti ini peningkatan penjualan bisa capai 50 persen apabila dibandingkan dengan bulan lalu, " tutur Yana Tarigan, karyawan toko emas H Tarigan di Pasar Pringgan, Medan, Minggu (19/12/2021).

Ia mengatakan, meski pun Hari Raya Natal dan Tahun baru 2012 semakin dekat, tetapi harga emas belum menampakkan kenaikan yang signifikan. Yana menyampaikan peningkatan transaksi pembelian ada pada emas logam mulia 24 karat.

"Karena saat ini momennya Natal dan banyaknya pesta pernikahan, emas 24 karat paling banyak diminati masyarakat terutama yang menempah," ujarnya.

Baca juga: Harga Emas Antam di Medan Melambung Jelang Akhir Tahun, Ini Rincian Terbaru di Butik Antam Medan

Sejauh ini, peminat masyarakat membeli emas dengan membeli satu set emas yang di dalamnya yaitu anting,kalung, gelang, dan cincin.

Ada pun untuk harga emas 24 karat masih sama seperti sebelumnya, pasaran penjualan emas 24 karat berkisar Rp 840 ribu, dan penjualan dengan upah tempah emas Rp 870 ribu.

Demikian juga dengan emas murni 22 karat berkisar Rp 700 ribu. Sementara untuk emas putih masih bertahan dengan harga Rp 750 ribu per gram.

Terjadinya peningkatan penjualan emas saat ini, selain karena kebutuhan masyarakat menyambut liburan Natal dan Tahun Baru 2012 juga karena kepentingan investasi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, seorang pembeli emas Erna,mengatakan, saat ini merupakan momen yang tepat untuk melakukan pembelian untuk investasi rumah tangga sebelum terjadi kenaikan harga pada tahun depan.

Pengamat Ekonomi Sumut Benjamin menyampaikan, harga emas ke depannya dilihat mampu berbalik dan siap dilirik saat kinerja mata uang khususnya US Dolar dibayangi oleh gelombang lanjutan pandemi Covid 19.

Dikatakannya, harga emas dunia saat ini mampu berbalik dikisaran $1.798-an per ons troy, setelah sebelumnya di pekan kemarin sempat turun dikisaran $1.760-an per ons troy.

"Harga emas masih mampu bertahan. Secara fundamental di saat terjadi gelombang pandemi, emas kerap mampu menguat harganya. Harga emas justru diuntungkan saat kondisi ekonomi tidak sedang baik-baik saja, " imbuhnya.

Ia juga menyampaikan, virus Omicron saat ini menjadi ancaman baru bagi pasar keuangan global. Dan emas kerap menjadi alternatif investasi.

 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved