Nyamar Jadi Sugar Daddy, Pria Ini Tipu Hampir 2000 Wanita, Paksa Kirim Video Cabul dan Penyiksaan
Pria ini berpura-pura jadi sugar daddy untuk menipu para wanita. Yang mengejutkan, dia telah menipu hampir 2000 gadis untuk jatuh cinta padanya.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
Lebih mengerikan lagi, Abdul juga menanyakan apakah korban memiliki anak kecil atau tidak.
Dia juga memaksa mereka untuk mengirim video mereka menganiaya anak-anaknya, beberapa bahkan masih berusia 8 bulan.
Untuk meyakinkan para korban agar merekam video penyiksaan anak, pemuda ini sering mengirim tangkapan layar palsu tentang dirinya yang mentransfer uang dalam jumlah besar seperti £158.000 (sekitar Rp 3 miliar).
Jika korban menolak melecehkan anak atas permintaan Abdul, ia mengancam akan mengirimkan foto-foto sebelumnya kepada keluarga dan rekan mereka.
Setelah mendapatkan video pelecehan anak yang bejat yang dikirim oleh korban, Abdul akan menjualnya ke pedofil di seluruh dunia.
Hasilnya akan diubah menjadi kartu hadiah Amazon yang kemudian digunakan Abdul untuk membeli barang elektronik dan menjualnya secara tunai.
Beginilah cara Abdul mencuci uang.
Diketahui, dalam satu kali transaksi, Abdul menjual 1 terabyte gambar dan video porno, termasuk 1.000 jam video dan 310.000 foto.
Baca juga: Berawal Curhat Ujungnya Main di Hotel, Gadis ABG Terbuai Bujukan Sugar Daddy, Pernah Dibawa ke Bali
Baca juga: Tak Mau Ceraikan Istri, Wanita Cantik Ini Teror Sugar Daddy Hingga Sebar Foto Erotis Anak ke Sekolah
File kasus menunjukkan bahwa Abdul mengaku menargetkan hampir 2.000 korban di 34 negara antara 2017 dan 2019.
Sebanyak 67.000 gambar anak-anak yang tidak pantas ditemukan.
Jaksa Andrew Langdale menyebut Abdul sebagai salah satu predator seks online paling serius yang pernah dibawa ke pengadilan tersebut.
"Abdul tidak hanya memeras orang lain. Dia juga mengajari orang lain bagaimana melecehkan perempuan dan anak-anak. Kami menganggap dia predator berbahaya. Menyiksa orang lain adalah pekerjaan tetapnya.” Kata jaksa.
Abdul ditangkap oleh Penghenti Kejahatan Inggris pada Desember 2018 tetapi kemudian dibebaskan.
Setelah dibebaskan dari penjara, pemuda itu terus melakukan kejahatan hingga ditangkap pada Agustus 2020.
Menurut jaksa, Abdul mentransfer obrolan online ke WhatsApp untuk melewati pihak berwenang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pria-ini-menyamar-jadi-sugar-daddy-dan-tipu-hampir-2000-wanita.jpg)