UMRAH Bulan Ini Batal, Jemaah Umrah Perdana Asal Sumut Menantin Kepastian Tahun 2022
Pemerintah menunda pemberangkatan jamaah umrah pada bulan ini seiring dengan kekhawatiran akan penyebaran virus Corona varian baru Omicron.
Penulis: Angel aginta sembiring | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah menunda pemberangkatan jamaah umrah pada bulan ini seiring dengan kekhawatiran akan penyebaran virus Corona varian baru Omicron.
Menanggapi hal itu, Ketua Bidang Umroh Asosiasi Perusahaan Perjalan Wisata (Asita) Sumatera Utara, Bob Nasution menyampaikan jemaah Umrah perdana pada 23 Desember 2021 untuk sementara waktu dibatalkan.
"Oleh karena itu, untuk keberangkatan jemaah Umrah kembali ditunda hingga awal tahun 2022, jadi kita menunggu informasi lebih lanjut, " ujarnya kepada Tribun Medan, Senin (20/12/2021).
Ia juga menyampaikan, kepada jemaah umrah yang batal berangkat, dana keberangkatan Umrah perdana tersimpan aman dan utuh di rekening asosiasi masing-masing karena sampai saat ini belum ada pembayaran apapun.
"Jadi biaya yang sudah disetor untuk keberangkatan 23 Desember 2021 itu dananya masih utuh ada di rekening asosiasi masing-masing, " imbuhnya.
Bob mengatakan adapun jemaah umrah yang seharusnya berangkat pada 23 Desember 2021 ini ada sekitar 406 jemaah secara nasional.
Ia juga menyampaikan, jemaah umrah dari Sumut yang seharusnya berangkat ada sekitar 6 orang dari 36 Biro Perjalanan Umroh (BPU) Sumut.
"Jadi karena hal ini ada juga beberapa jemaah yang membatalkan terlebih karena syarat karantina yang ditetapkan sesampainya di Indonesia kembali akan dikarantina selama 10 hari dengan biaya sendiri, jadi banyak yang mengundurkan diri, " terangnya.
Dalam hal ini, bagi jemaah Umroh yang divaksin Covid-19 penuh dengan menggunakan vaksin yang digunakan dab yang diakui di Arab Saudi, yaitu Pfizer, Moderna, Astrazeneca, atau Johnson & Johnson.
Namun apabila menggunakan vaksin yang lain daripada ketentuan, maka jemaah Umroh harus karantina selama 3 hari setibanya di Arab Saudi.
Bob juga menyampaikan, sesuai dengan hasil rapat antara Kemenag, Kemenhub, Kemenkes dan KJRI serta semua asosiasi Umroh Haji, tanggal 23 Desember 2021 sedang di upayakan agar tetap ada 1 bus yang berangkat sebagai tim uji coba Umrah. (cr9/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Umroh_jemaah-umroh-dari-Sumut.jpg)