Kripto
Kisah 'Ibu Kripto' Asal AS, Resign dari Pekerjaan Agar Fokus Trading Kripto, Kini Orang Kaya Baru
Fenomena kripto yang sudah meluas di dunia membuat nasib seseorang mendadak kaya. Rejeki tidak terduga itu membuat seseorang menjadi orang kaya baru.
TRIBUN-MEDAN.com - Fenomena kripto yang sudah meluas di dunia membuat nasib seseorang mendadak kaya.
Rejeki tidak terduga itu membuat seseorang menjadi orang kaya baru.
Di Amerika Serikat ada julukan Ibu Kripto yang berhasil menarik keuntungan dari jual-beli mata uang digital.
Dia adalah Brenda Gentry.
Brenda fokus berinvestasi kripto dan memilih meninggalkan pekerjaan lama.
Brenda sebagai Ibu Kripto merupakan wanita asal Amerika Serikat (AS) yang sepenuhnya memberikan waktu untuk kripto.
Ia nekat meninggalkan pekerjaannya sebagai penjamin emisi hipotek di USAA pada Oktober lalu.
• Iseng-iseng Beli Kripto, Pemuda Mojokerto Mendadak Miliarder, Kini Penghasilan 400 Juta Per Bulan
• Kripto Made In Indonesia, Realliq Ecosystem, Resmi Diluncurkan di Bali
Saat ini, ia menjalankan perusahaan konsultan kripto yang diluncurkan setelah meninggalkan pekerjaannya itu.
"Kami sangat senang dengan peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya yang ditawarkan oleh kripto," ujar wanita 46 tahun itu kepada CNBC Make It, Selasa (21/12/2021).
Brenda sendiri membagikan kisahnya meraup untung besar dari pasar kripto.
Ia menceritakan bahwa ia memulai terjun ke kripto pada tahun 2020 lalu.
Ia memulai dari yang kecil, tetapi secara bertahap mulai berinvestasi lebih banyak.
Pada awal 2021 ia telah mengumpulkan keuntungan besar senilai lebih dari US$ 401 ribu atau setara Rp 5,7 miliar.
Saat ini Brenda dikenal luas sebagai "ibu kripto" online.

Ia terus berinvestasi secara pribadi dalam aset digital dan menjalankan Gentry Media Productions bersama putrinya, Cynthia dan Imani.