Bocah 10 Tahun Tewas Mendadak di Rumah, si Ibu Syok Tahu Penyebab Kematiannya Saat Lihat Hp si Anak

Seorang gadis kecil berusia 10 tahun tiba-tiba meninggal. Penyebab insiden memilukan ini pun mengejutkan semua orang.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
via doisongphapluat
Bocah 10 Tahun Tewas Mendadak di Rumah, si Ibu Syok Tahu Penyebab Kematiannya Saat Lihat Hp si Anak. 

TRIBUN-MEDAN.com – Seorang gadis kecil berusia 10 tahun tiba-tiba meninggal.

Penyebab insiden memilukan ini pun mengejutkan semua orang.

Menurut The Sun, pada 12 Desember, seorang wanita bernama Tawainna Anderson menemukan putrinya yang berusia 10 tahun, Nyla Anderson, terbaring tak sadarkan diri di kamar tidurnya di rumahnya di Pennsylvania, Amerika Serikat. 

Tawainna segera membawa putrinya ke rumah sakit setempat untuk perawatan darurat. 

Terlepas dari upaya dokter untuk menyelamatkannya, gadis berusia 10 tahun itu tetap tidak bisa bertahan.

Baca juga: Remaja 12 Tahun Alami Mati Otak Usai Cekik Diri Sendiri Karena Ikut Tren TikTok Blackout Challenge

Baca juga: VIRAL, Bukannya Murung, Pasangan Ini Malah Joget TikTok Usai Resmi Bercerai hingga Dicibir Netizen

Kepergian Nyla membuat seluruh keluarganya shock dan terpukul.

Pada saat kejadian, semua anggota keluarga berada di rumah, tetapi tidak ada yang memperhatikan hingga bisa menyelamatkan anak tersebut tepat waktu.

“Aku merasa sangat sakit. Ini adalah rasa sakit yang tak tertahankan. Aku terlalu kesakitan. Nyla milikku seutuhnya. Dia adalah anak yang bahagia.” Kata Tawainna.

Untuk mengetahui penyebab kematian mendadak Nyla, pihak keluarga mencoba mengecek ponselnya. 

Ternyata, gadis itu melakukan tantangan berbahaya di TikTok yang disebut Blackout Challenge.

Diketahui, saat melakukan tantangan ini, pemain harus berusaha menahan napas selama mungkin, bahkan sampai pingsan karena kebutuhan oksigen. 

Tantangan Blackout telah menyebabkan banyak kematian karena mati lemas.

“Pastikan Anda selalu memeriksa ponsel anak Anda. Anda tidak pernah tahu apa yang mungkin Anda temukan di ponsel mereka. Tidak ada yang mengira anak berusia 10 tahun akan menerima tantangan berbahaya ini. 

Mereka masih muda dan tidak mengerti apa-apa, jadi mereka dengan polos mencoba dan menerima tantangan seperti itu,” ujar Tawainna memperingatkan orang tua lainnya.

Tantangan Blackout telah ada sejak lama di media sosial, tetapi menjadi lebih populer dalam beberapa bulan terakhir karena viralitas yang kuat di TikTok. 

Seorang gadis kecil berusia 10 tahun tiba-tiba meninggal. Penyebab insiden memilukan ini pun mengejutkan semua orang.
Seorang gadis kecil berusia 10 tahun tiba-tiba meninggal. Penyebab insiden memilukan ini pun mengejutkan semua orang. (via doisongphapluat)

Tantangan tersebut dapat menyebabkan hipoksia yang mengarah pada serangan jantung serta bahaya lain seperti kerusakan organ, termasuk kerusakan otak, kata para ahli medis.

Menurut dokter, orang tua sebaiknya berbicara dan mencari tahu konten apa yang ditonton anak-anak mereka di ponsel. 

Blackout Challenge telah diperingatkan berkali-kali sebagai permainan berbahaya, tetapi jumlah korban, terutama anak-anak, masih terus meningkat. 

Nyla diyakini sebagai anak kelima yang meninggal mengikuti tantangan tahun ini.

Sebelumnya, pada Juli 2021, seorang bocah lelaki berusia 12 tahun di negara bagian Oklahoma (AS) ditemukan tak sadarkan diri dengan bekas luka di lehernya. 

Bocah itu segera dibawa ke Rumah Sakit Anak Universitas Oklahoma tetapi tidak selamat. 

Setelah berbicara dengan keluarga, polisi mengatakan mereka percaya kematian anak laki-laki itu terkait dengan Blackout Challenge, bukan upaya bunuh diri sama sekali.

Baca juga: Dulu Heboh Joget Tiktok, Istri Ustaz Dihujat Gegara Naik Moge Mewah ke Mall, Suami : Duit-duit Kita

Baca juga: TikTok Berupaya Tangkal Challenge Berbahaya | Tips Mudah Masuk FYP dan Tagar Populer Saat Ini

Pada Maret 2021, Joshua Haileyesus yang berusia 12 tahun dari negara bagian Colorado (AS) ditemukan tidak sadarkan diri di kamar mandi setelah melakukan Blackout Challege. Bocah itu meninggal di rumah sakit 3 minggu kemudian.

TikTok mengatakan telah mengambil banyak langkah untuk mencegah pengguna membagikan rekaman berbahaya. Perusahaan juga mengizinkan dan mendorong pengguna untuk melaporkan video apa pun dengan konten terkait tantangan.

(Yui/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved