CATAT STRATEGI Bobby Nasution Tingkatkan Kualitas Pelayanan Angkot di Kota Medan

Wali Kota Medan Bobby Nasution pun langsung menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan untuk melakukan upaya pembinaan sopir

TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Dinas Perhubungan kota Medan saat menggelar sosialisasi terkait razia yang akan digelar pada Senin 13 Desember mendatang di Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan atau di depan gedung Indosat, Kamis (9/12/2021). Razia angkutan kota meliputi surat dan tes urine guna bebas dari narkoba. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN -Pascakecelakaan lalu lintas antara  angkutan kota (angkot) dan kereta api (KA)  yang menewaskan 4 orang di perlintasan KA Jalan Sekip Medan, Wali Kota Medan Bobby Nasution pun langsung menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan untuk melakukan upaya pembinaan kepada para pengemudi.

Sebab, kecelakaan yang terjadi akibat supir angkot nekat menerobos meski palang pintu KA sudah turun dan belakangan setelah dilakukan pemeriksaan ternyata supir angkot positif narkoba.

Langkah yang dilakukan menantu Presiden Joko Widodo ini bertujuan  untuk mengantisipasi tidak terulangnya kasus serupa.

Selain ingin menghadirkan rasa aman dan nyaman, upaya penertiban dan pembinaan tersebut juga menjadi wujud keseriusan Bobby Nasution untuk meningkatkan mutu dan kualitas dari pelayanan moda transportasi umum di Kota Medan.

Sebab, Bobby ingin agar masyarakat tetap yakin untuk menggunakan angkot sebagai salah satu pilihan dalam mendukung kelancaran dan kemudahan beraktifitas.

Sebagai bentuk pembinaan yang dilakukan, Bobby Nasution pun telah menyiapkan sejumlah startegi. Selain minta Dishub Kota Medan agar secara rutin menggelar razia terhadap angkot yang beroperasi guna memastikan kondisi fisik dan kelengkapan surat-surat kendaraan.

Kemudian yang terpenting lagi menurut Bobby Nasution, selain sarana dan prasarana infrastruktur, tentunya kesiapan sumber daya manusia. Artinya, tidak hanya kenderaan yang layak juga, supir juga harus siap baik fisik maupun mental saat mengemudi.

“Terjadinya kecelakaan ini menjadi pembelajaran bagi kami (Pemko Medan) dan seluruh jajaran, termasuk juga rekan-rekan dari kepolisian lalu lintas  bagaimana pengelolaan dalam berlalu lintas ini. Bukan hanya soal sarana dan prasarana infrastruktur yang perlu diperhatikan, tapi juga sumber daya manusia serta kesadaran berlalu lintas  ini yang harus benar-benar kita tekankan kembali. Untuk itu, saya minta ke depan harus sering digelar razia atau operasi gabungan dalam sehari dilakukan dua kali yakni pagi dan sore,” kata Bobby Nasution baru-baru ini.

Sebagai bentuk kepedulian atas musibah kecelakaan tersebut, bersama PT Jasa Raharja, Bobby Nasution menyerahkan bantuan berupa santunan kepada para keluarga korban di Balai Kota Medan, Senin (6/12) lalu.

Diakui Bobby, santunan yang diberikan tidak dapat menggantikan rasa kehilangan yang dirasakan keluarga. Namun santunan yang diberikan itu sebagai wujud tanggung jawab dan peran serta pemerintah kepada masyarakat.  

“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ungkap suami Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu tersebut seraya berharap dan  berdoa para korban meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan menghadapinya.

Menindaklanjuti instruksi Bobby Nasution tersebut, Dishub Kota Medan langsung melakukan sejumlah strategi. Selain menggelar razia gabungan terhadap angkot di sejumlah titik Kota Medan.

Menurut Kadishub Kota Medan Iswar Lubis, razia yang dilakukan bersama unsur terkait lain seperti TNI/Polri, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) dan Satpol PKK Kota Medan. Selain melakukan pemeriksaan terkait kelengkapan dokumen kendaraan, razia juga diikuti tes urine pengemudi angkot.

“Untuk angkutan yang dokumennya tidak lengkap, dilakukan tindakan tilang yang dilakukan Satlantas Polrestabes Medan maupun Dishub. Sedangkan pengemudi yang hasil test urinenya positif langsung dibawa ke Kantor BNNP untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan, guna menentukan penanganan lanjut apakah rawat jalan atau rehab inap,” bilang Iswar didampingi Sekretaris Dishub Budi Hariono baru-baru ini.

Upaya Bobby Nasution untuk meningkatkan kualitas pelayanan angkot ditanggapi positif dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU) Zikri Asmara SIKom MIKom. Sebab, orng nomor satu di Pemko Medan itu langsung merespon peristiwa kecelakaan dengan mengistruksikan langsung Dishub Kota Medan untuk melakukan pembinaan sekaligus razia angkot.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved