News Video
Kolonel Priyanto Ditahan di Penjara Super Ketat dengan Sistem Kecerdasaan Buatan
Otak kecelakaan dan pembuangan Handi dan Salsabila di Nagreg, Kolonel Priyanto, ditahan di Markas Pomdam Jaya, Jakarta
Penulis: Hendrik Naipospos | Editor: Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.COM - Otak kecelakaan dan pembuangan Handi dan Salsabila di Nagreg, Kolonel Priyanto, ditahan di Markas Pomdam Jaya, Jakarta.
Sementara Sertu AS ditahan di Bogor dan Serda DA ditahan di Cijantung.
Ruang tahanan Kolonel Priyanto adalah sel terketat di Indonesia yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan.
Tahanan ini diresmikan pada April 2021 saat Jenderal Andika Perkasa masih menjabat KSAD.
Seluruh sudut ruangan terpantau CCTV.
Bukan sembarang kamera pengawas, CCTV ini akan memberikan peringatan ke ruang kontrol jika ada gerakan yang mencurigakan.
Jenderal Dudung Ziarahi makam Salsabila
Kepala Staf TNI AD Jenderal Dudung Abdurachman ziarahi makam Salsabila, korban kecelakaan oleh tiga oknum TNI di Nagreg, Senin (27/12/2021).
Jenderal Dudung menyampaikan secara langsung permohonan maaf ke orangtua almarhum, Jajang (47) dan Suryati (41).
Kepada awak media, Jajang menceritakan tak bisa banyak bicara karena sangat terpukul atas kematian putrinya.
"Saya juga tak menjawab apa-apa saat Pak Jendral berbicara. Saya enggak kuat (masih sedih)," ujarnya.
Saat berziarah Jajang menaburi makam anaknya dengan bunga bersama Dudung.
Saat itu Jajang yang terlihat sangat sedih, dirangkul oleh Dudung dan diusap-usap pundaknya.
Sementara itu, Suryati menyampaikan terima kasih dengan kedatangan Jenderal Dudung, meski tak menggantikan anaknya yang telah tiada, tapi sedikitnya mengobati rasa dukanya.
"Alhamdulillah, sangat berterima kasih kepada Pak KSAD," kata Suryati, saat ditemui di rumhanya, yang berada di Kampung Tegallame, Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung.