Situasi Objek Wisata

Wisatawan Mulai Padati Berastagi, Pedagang Bisa Habiskan 75 Kg Jagung Sehari

Jelang akhir tahun, suasana di Berastagi, Kabupaten Karo mulai dipadati wisatawan lokal. Pedagang pun panen untung

TRIBUN MEDAN/ANGEL AGINTA SEMBIRING
Suasana Pasar Buah Berastagi ramai dikunjungi wisatawan untuk berwisata kuda dan menikmati jagung di sekeliling objek wisata, Rabu (29/12/2021) /(ANGEL AGINTA/TRIBUN-MEDAN) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Menjelang pergantian tahun, suasana di Berastagi, Kabupaten Karo mulai ramai dipadati wisatawan lokal.

Puluhan wisatawan lokal berseliweran di Berastagi, khususnya di Pasar Buah Berastagi.

Menurut sejumlah pedagang, kehadiran wisatawan lokal membawa untung. 

Seperti disampaikan Ridho, pemilik warung yang khusus menjual jagung. 

"Sangat bersyukur sekali ya tahun ini, berbeda dengan tahun sebelumnya. Saya lihat pengunjung wisatawan sudah sangat meningkat di akhir tahun ini, " ujarnya kepada Tribun Medan, Rabu (29/12/2021). 

Baca juga: Sensasi Petik dan Santap Buah Stroberi Langsung dari Kebunnya di Berastagi

Ia juga mengatakan, peningkatan wisatawan ini kian memadati Pasar Buah Berastagi mulai dari dua minggu lalu. 

"Udah dari dua minggu lalu ramai sekali, kalau dibandingkan dengan tahun lalu ini sudah dua kali lipat peningkatannya sejak adanya pandemi Covid-19," imbuhnya. 

Seiring dengan meningkatnya wisatawan lokal yang mengunjungi objek wisata Pasar Buah tersebut, Ridho mengaku dirinya kebanjiran pembeli. 

"Kalau hari biasanya hanya habis setengah goni jagung, sekarang sudah bisa menghabiskan sampai satu setengah goni, " terangnya. 

Lanjutnya, adapun total jagung yang mampu dihabiskan oleh warung jagungnya sekitar 75 kg setiap harinya. 

Baca juga: AKTIVITAS Wisata Berastagi Meningkat jelang Nataru, Pos PAM Doulu Catat 2 Ribu Kendaraan Masuk

Pemilik kuda bernama Mado juga menyampaikan hal yang sama.

Libur akhir tahun saat ini dirinya mendapatkan keuntungan yang jauh meningkat dibandingkan libur akhir tahun sebelumnya. 

"Kalau tahun lalu jangankan wisatawan naik kuda, untuk datang ke Pajak Buah Berastagi ini saja sepi sekali, tetapi tahun ini sudah sangat lumayan sekali lah," ujarnya. 

Dilanjutkannya, hingga saat ini pengunjung wisatawan silih berganti untuk menikmati wisata kuda setiap harinya. 

Amatan Tribun Medan, para wisatawan tampak memadati warung yang berjejer untuk menyantap jagung dan menikmati minuman hangat. 

Begitu juga dengan wisata berkuda, pada wisatawan mulai dari anak-anak hingga dewasa terlihat bahagia menunggangi kuda untuk berkeliling kota Berastagi. (cr9/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved