Israel Tegaskan Tak Perlu Izin AS untuk Menyerang Negara Ini, Akibat Program Nuklir Berlanjut

Pemerintah Israel mengambil tindakan tegas terhadap negara yang melanjutkan program nuklir, Iran. 

Ist
Menteri Luar Negeri Israel, Yair Lapid 

Dalam sebuah wawancara pada tanggal 31 Desember, berbicara tentang pihak-pihak yang kembali ke negosiasi untuk menemukan cara untuk memulihkan JCPOA.

Yair Lapid mengatakan, "Israel tidak menentang kesepakatan yang baik, tetapi hanya melawan yang salah."

Pejabat pertahanan Israel mengatakan pada 1 Januari bahwa tentara akan menanggapi dua roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza pada pagi hari di hari yang sama.

Menurut situs berita Walla, Israel telah mengirim pesan kepada mediator Mesir bahwa mereka menganggap penembakan rudal itu sebagai masalah serius, terutama setelah seorang warga sipil Israel ditembak di perbatasan Gaza pada 29 Desember.

Pejabat pertahanan Israel mengatakan insiden perbatasan dan peluncuran rudal tidak dapat diterima.

Sementara itu, televisi Al-Mayadeen, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, mengatakan Hamas telah memberi tahu mediator Mesir bahwa jika Israel menyerang di Gaza, mereka akan merespons.

Baca juga: Maripro Sibolangit Jadi Idola bagi Wisatawan saat Libur Tahun Baru

Baca juga: Libur Tahun Baru 2022, Masyarakat Berwisata ke Kolam Renang Deli Kota Medan

(*/tribun-medan.com)

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari tribun-medan.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tribun Medan Update", caranya klik link https://t.me/tribunmedanupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Intisari.grid.id

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved