Breaking News:

Harga Kebutuhan Pokok di Sejumlah Kecamatan di Langkat

Sejumlah bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Langkat mengalami kenaikan. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Langkat melakukan survei

Editor: jefrisusetio
istimewa
HARGA KEBUTUHAN: Sejumlah bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Langkat mengalami kenaikan. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Langkat di pasar tradisional Kecamatan Babalan, Kuala dan Stabat 

TRIBUN-MEDAN.COM, STABAT- Sejumlah bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Langkat mengalami kenaikan.

Karena itu, tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Langkat melakukan survei ke pasar tradisional di sejumlah kecamatan di Kabupaten Langkat

Seperti, Kecamatan Babalan, Kecamatan Kuala dan Stabat

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kabupaten Langkat, Henri Tarigan turut melakukan peninjauan bersama stafnya. 

"Untuk harga bahan pangan pokok pada umumnya stabil dan terjangkau. Tetapi, ada kenaikan," ujarnya. 

Ia menjelaskan, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan tetapi tak signifikan.  Kenaikan tersebut karena produksi menurun karena cuaca dan bahan baku dari luar/impor. 

Adapun bahan kubutuhan pokok yang mengalami kenaikan di antaranya minyak goreng curah dan kemasan, telur ayam ras, ikan teri, ikan gembung. Lalu, cabai rawit, kecang kedelai impor dan tepung terigu serta beras premium. 

"Sedangkan, harga bawang merah lokal turun Rp 1.000 perkilo, harga menjadi  Rp25.000 perkilo," katanya. 

Berikut data bahan pokok mengalami kenaikan harga: 

-Beras kuku balam naik Rp 500 perkilo, harga menjadi  Rp 11.500 perkilo. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved