Breaking News

UANG Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Desa Cinta Rakyat, Polisi Imbau Warga Berhati-hati

Polsek Percut Seituan akan membentuk tim khusus dalam kasus terkait peredaran uang palsu yang berada di Desa Cinta Rakyat Kecamatan Percut Seituan

istimewa/PolsekPercut
Warga saat menunjukkan 3 lembar uang palsu yang beredar di Desa Cinta Rakyat, Percut Rabu (5/1/2022) 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Polsek Percut Seituan akan membentuk tim khusus dalam kasus terkait peredaran uang palsu yang berada di Desa Cinta Rakyat Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deliserdang.

Kapolsek Percut Seituan, Kompol Agustiawan mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi - saksi sekaligus menjadi korban atas kejadian tersebut.

"Kami akan membentuk tim untuk bisa melakukan penyelidikan terkait peredaran uang palsu tersebut," ujarnya kepada Tribun Medan, Rabu (5/1/2022).

Agustiawan mengatakan, penemuan uang palsu tersebut diawali saat salah seorang warga, Sumiati yang juga sekaligus korban dari peredaran uang palsu itu, hendak membeli perlengkapan kedai kelontongnya.

"Ibu Sumiati itu tidak bisa berbelanja di toko grosir besar, kemudian mengatakan bahwasanya uang tersebut palsu," ungkapnya.

Menurut pengakuan Sumiati, dirinya mendapatkan uang tersebut dari salah seorang karyawan cuci sepeda motor, yang biasanya sering berbelanja di kedai korban.

"Menurut pengakuan karyawan cuci sepeda motor itu, dirinya mendapatkan uang palsu itu dari salah seorang konsumen pada malam tahun baru," ungkapnya.

Saat ini pihak Polsek Percut Seituan mengamankan 3 dari 4 lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu yang didapat dari korban.

"1 lembar lagi tadi korban meminta untuk kebutuhan pribadinya, untuk dijadikan perbedaan mana uang asli atau palsu," terangnya.

Agustiawan menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dalam transaksi keuangan khususnya dalam pecahan jumlah yang besar.

"Jadi kita minta agar masyarakat lebih berhati - hati dalam transaksi keuangan khususnya untuk pecahan Rp 50 ribu atau Rp 100 ribu agar lebih teliti lagi," tutupnya.

Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Desa Cinta Rakyat Percut Seituan, 2 Warga Jadi Korban

Peredaran postingan uang palsu di Desa Saentis Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deliserdang viral di media sosial.

Penemuan uang palsu pecahan Rp 100 ribu pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga, Sumiati yang berada di Dusun 5 Desa Cinta Rakyat Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deliserdang.

Kepala Dusun 5, Firmansyah mengatakan, awalnya Sumiati mendapatkan barang tersebut dari seorang yang bekerja sebagai Doorsmeer bernama Tegar.

"Setelah kita dalami, ternyata Tegar enggak tahu uang itu dari siapa. Dia mendapatkan uang itu dari pembayaran jasa cuci sepeda motor," terangnya.

Alhasil kedua warga tersebut beserta uang palsu pecahan Rp 100 ribu sebanyak 3 lembar dibawa ke Pos Polisi Desa Saentis untuk dimintai keterangannya.

"Jadi keduanya itu korban, lalu uang tersebut diserahkan ke Polsek Percut Seituan," katanya.

Menurut Firmansyah, uang palsu tersebut ketahuan setelah dilakuķan penerawangan.

"Kalau di terawang, beda dia uangnya," jelasnya.

(Cr7/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved