RESPONS Terbaru PDIP soal Ahok, Gibran dan Bu Risma Berpotensi Gantikan Anies Baswedan

PDIP merespons terkait potensi Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk kembali maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024 mendatang.

Editor: Salomo Tarigan
Kolase TribunNewsmaker - T ribunnews
Ahok 

 *Potensi Ahok hingga Gibran Putra Jokowi ke Pilkada DKI Jakarta

 TRIBUN-MEDAN.com- Sekretaris Jenderal PDI-Perjuangan Hasto Kristiyanto merespons terkait potensi Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk kembali maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2022 mendatang.  

Kata Hasto, PDI-P akan melihat skala prioritas dari para kandidat yang dinilai berpotensi maju sebagai orang nomor satu di Jakarta.

"Tentu saja kami lihat skala priroitas ya," kata Hasto saat ditemui awak media di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (7/1/2022).

Lantas Hasto, menceritakan pengalamannya saat berjumpa dengan Ahok.

Kata dia, mantan Gubernur DKI Jakarta itu, menyampaikan keinginannya untuk menjadi tenaga pengajar yang bisa membagikan ilmu ke seluruh Indonesia.

"Suatu hari saya bertemu dengan pak Ahok, beliau ingin menjadi seorang guru dengan keliling ke seluruh wilayah sebagai kader PDI-P," ucap Hasto.

Baca juga: Identitas 8 Orang Keluarga Ashanty Terpapar Covid-19, Khawatir Kondisi Ashanty, Banjir Cibiran

Adapun dalam kesempatan tersebut, Ahok kata Hasto, ingin mengajar ke pelosok Indonesia untuk para kader-kader PDIP.

Menurutnya, Ahok akan membagikan ilmu, pengalaman menjadi pemimpin yang berani menghadapi resiko.

"Bagaimana kepeimpinan yang berani menghadapi resiko, kepemimpinan yang membangun Jakarta yang dengan tegas, tanpa kompromi memang itu karakter yang diperlukan untuk memimpin jakarta; pemimpin yang berani tegas, pemimpin yang berani membongkar berbagai hal yang merugikan kepentingan rakyat," katanya.

Kendati begitu kata dia, seluruh penetapan untuk menentukan nama kandidat maju dalam Pilkada DKI Jakarta, PDI-P masih menunggu keputusan dari sang Ketua Umum Partai Megawati Soekarnoputri.

Baca juga: Ingat Perlakuan Gubernur Edy pada Fans PSMS, Ketua PMF Club Sayangkan Penjeweran Pelatih Biliar Coki

Baca juga: Identitas 8 Orang Keluarga Ashanty Terpapar Covid-19, Khawatir Kondisi Ashanty, Banjir Cibiran

"Tentu saja bagi PDI-P, keputusan berada di Ibu Megawati Soekarnoputri," tukasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto membeberkan sejumlah nama yang digadang memiliki potensi untuk menggantikan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2024 mendatang.

Kata Hasto, terdapat beberapa nama kader PDI-P yang telah berhasil memimpin di tingkat kabupaten kota di Indonesia.

Beberapa nama tersebut di antaranya kata Hasto, yakni Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Sosial RI Tri Rismaharini yang juga merupakan eks Wali Kota Surabaya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved