'Sumur Neraka' Berdiamater 30 Meter di Yaman, Hingga Kini Belum Ada yang Berhasil Sampai ke Dasar
Lubang yang secara resmi dikenal sebagai Sumur Barhout ini memiliki pintu masuk melingkar menakutkan yang berdiameter 30 meter.
Namun, pada kenyataannya, Sumur Barhout terbentuk alami dari proses runtuhan dan amblesan.
Sinkhole runtuh terbentuk ketika rongga di batuan dasar di bawah permukaan mengembang sedemikian rupa sehingga atap di atasnya tidak lagi ditopang, dan batuan serta sedimen di atasnya tiba-tiba runtuh ke dalam gua.
Sayangnya, sulit untuk mengatakan dengan tepat bagaimana atau kapan lubang runtuhan terbentuk, tambahnya.
Dari dalam lubang pembuangan, tim juga menemukan bahwa air muncul dari beberapa lubang di dinding gua sekitar 65 m di bawah permukaan, menciptakan air terjun kecil, menurut Muscat Daily.
Tetesan air ini membentuk speleothem, stalagmit, dan mutiara gua, kata Melim.
Para penjelajah juga melaporkan melihat ular , katak , dan kumbang di dalam gua.
Tak hanya itu, juga ada beberapa hewan mati, terutama burung, yang tampaknya jatuh di dalam lubang.
Bangkai hewan yang membusuk dapat menyebabkan bau busuk yang dilaporkan oleh penduduk setempat, tetapi "tidak ada bau busuk yang menyengat" di dalam lubang, kata al-Kindi kepada AFP.
(*/Tribunmedan/ intisari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sumur-neraka-di-yaman1.jpg)