Breaking News:

Kasus Narkoba

Wanita Paruh Baya dan Berondongnya di Siantar Kompak Jualan Sabu

Sat Res Narkoba Polres Siantar membekuk seorang wanita paruh baya dan berondongnya yang jualan narkoba

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
HO
Rikki dan perempuan berusia 57 tahun, Lisbet ditangkap Sat Narkoba Polres Pematangsiantar, Minggu (9/1/2022)/(Tribun Medan - HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM, SIANTAR- Satuan Reserse Narkoba Polres Siantar menangkap wanita berusia 57 tahun atas kepemilikan narkotia jenis sabu-sabu, Rabu (5/1/2021) lalu.

Wanita bernama Lisbet ini ditangkap bersama berondongnya bernama Riki, 27 tahun.

Kasi Humas Polres Siantar, AKP Rusdi Ahya mengatakan, penangkapan keduanya dilakukan berdasarkan informasi yang dapat dipercaya bahwa ada sebuah rumah yang sering dijadikan tempat transaksi narkotika jenis sabu.

Baca juga: Polisi Ungkap Motif Pelaku Pencuri Kendaraan Petugas Melati Medan, Kasat Reskrim : untuk Beli Sabu

"Kemudian personel Sat Narkoba berangkat untuk melakukan penyelidikan dan menemukan rumah yang diinformasikan di Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara," ujar Rusdi.

Kemudian dalam penggeledahan, personel Sat Narkoba mendapati seorang laki-laki yang kemudian diketahui bernama Riki.

Selain Riki, ternyata ada seorang perempuan dewasa lainnya yang berada di depan pintu kamar.

"Seorang perempuan yang kemudian diketahui bernama Lisbet. Dari mereka ditemukan dua paket narkotika jenis sabu, uang sebesar Rp100 ribu, dan handphone" kata Rusdi. 

Baca juga: Matready Ungkap AKP Paul Simamora Terima Tebusan Rp 350 Juta Bebaskan Terduga Bandar Sabu

Tak berhenti di situ, polisi kemudian menemukan tiga buah paket narkotika di atas kursi sofa ruang tamu yang dibungkus dalam kotak rokok. 

"Saat ditanyakan Riki mengakui bahwa narkotika jenis sabu yang ditemukan tersebut adalah miliknya yang dibuangnya saat polisi datang. Adapun total berat brutto kelima paket diduga shabu tersebut adalah 0,8 gram," jelas Rusdi.

Kini, Polres Pematangsiantar masih memburu pengedar sabu berinisial B untuk dilakukan pengembangan.

"Dilakukan pengembangan namun belum tertangkap. Selanjutnya seluruh barang bukti dikumpulkan dan bersama kedua tersangka dibawa ke kantor Sat Narkoba Polres Pematangsiantar untuk dilakukan proses hukum selanjutnya," tutup Rusdi.(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved