Breaking News:

TARIF Sewa Rumah Dinas Biasa USU Diutamakan untuk yang Tak Punya Hak Lagi

Wakil Rektor 5 Bidang Pengelolaan Aset dan Usaha USU Luhut Sihombing menjelaskan ada sekitar 140 unit rumah dinas di zona akademik.

Penulis: Goklas Wisely | Editor: Randy P.F Hutagaol
Kartika / Tribun Medan
Proses pengosongan rumah dinas prof TMH Tobing oleh petugas USU, Rabu (24/3/2021). Kini rumah dinas USU disewakan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wakil Rektor 5 Bidang Pengelolaan Aset dan Usaha USU Luhut Sihombing menjelaskan ada sekitar 140 unit rumah dinas di zona akademik.

"Untuk di zona akademik ada 140 rumah dinas. Itu terbagi menjadi dua, ada rumah dinas jabatan dan rumah dinas biasa," kata Luhut kepada Tribun Medan, Kamis (13/1/2022).

Ia menjelaskan sekitar 10 persen dari 140 unit rumah dinas di zona akademik adalah rumah dinas jabatan dan selebihnya adalah rumah dinas biasa.

Dikatakan perihal penghuni rumah dinas biasa diisi oleh pegawai/dosen aktif serta pensiunan atau pun keluarganya.

Di samping itu juga ada beberapa rumah dinas biasa dihuni oleh dosen aktif yang sudah punya jabatan tetapi rumah dinasnya belum ditetapkan menjadi rumah dinas jabatan

Ada pun berdasarkan aturan yang ada rumah dinas biasa dikenakan tarif sewa. Akan tetapi tarif tersebut diutamakan untuk yang tidak punya hak lagi.

"Penetapan tarif itu masih tetap kita utamakan yang sudah tidak punya hak lagi. Seperti sudah pensiun atau keluarganya yang menempati," bebernya.

Sebelumnya Luhut membenarkan rumah dinas biasa akan dipatok uang sewa mulai Januari 2022.

Luhut menguraikan aturan itu berangkat dari persoalan rumah dinas biasa yang masih dihuni oleh dosen pensiun atau pun keluarga dosen pensiun.

Masalah itu pula yang telah menjadi sorotan Badan Pengawasan Keuangan (BPK) dan KPK beberapa tahun belakangan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved