SETELAH GEMPA, Ini Peringatan Dini BMKG untuk Wilayah Banten
Telah terjadi gempa mengguncang wilayah Banten, terasa hingga wilayah Jakarta dan Bandung
Masyarakat di lokasi terdampak dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," ujar Bambang.
Terkait informasi terbaru gempa Banten, masyarakat dapat mengakses informasi resmi hanya dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
Sejumlah karyawan berhamburan keluar gedung perkantoran pasca gempa di kawasan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (14/1/2021). Gempa yang melanda Sumur, Banten berkeluatan Magnitudo 6,7 dirasakan hingga Jakarta yang membuat karyawan di perkantoran Jakarta berhamburan keluar gedung. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
Keadaan Berangsur Normal
Sementara, Gubernur Banten Wahidin menyebut ada kepanikan warga yang berada di pesisir saat terjadi gempa berkekuatan magnitudo (M) 6,6 di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Namun, kini situasi sudah berangsur normal kembali dan warga sudah kembali ke rumah masing-masing setelah sempat mengungsi ke dataran tinggi.
"Ada suasana kepanikan tadi saat gempa. Sekarang sudah normal, mereka tetap berada di ketinggian tertentu. Kalau sudah situasi normal mereka akan kembali ke tempat masing-masing," kata Wahidin saat diwawancarai Kompas TV, Jumat (14/1/2022).
Dijelaskan Wahidin, saat ini pendataan dari dampak gempa masih dilakukan oleh pihak desa, kecamatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Namun, informasi sementara yang diterimanya terdapat empat rumah rusak, satu madrasah di Kecamatan Cibaliung rusak parah dan satu masjid rusak ringan.
"Untuk korban jiwa masih mengumpulkan, menginventarisasi dari pihak desa, kecamatan disana. Masih pendataan," ujar Wahidin.
Wahidin menerangkan, bahwa pemerintah sudah membuat lokasi atau titik pengungsian di wilayah pesisir, jalur evakuasi dan berbagai fasilitas saat bencana terjadi.
Selain itu, masyarakat sudah mendapatkan pelajaran dan pengalaman dari bencana tsunami selat sunda pada tahun 2018 lalu.
"Kita lakukan mitigasi, sosialisasi, penjelasan kepada masyarakat karena kemungkinan itu (bencana tsunami) bisa saja terjadi, oleh karena itu fasilitas yang berkaitan disiapkan," kata Wahidin.
Sebelumnya diberitakan, gempa berkekuatan M 6,6 (sebelumnya M 6,7) mengguncang Banten, Jumat (14/1/2022), pada pukul 16.05 WIB.
Adapun pusat gempa berada di Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, dengan kedalaman 10 kilometer.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gempa-Banten.jpg)