Alasan Petarung UFC Francis Ngannou Minta Dibayar Pakai Bitcoin, Petarung Lain Juga Sudah Duluan

Petarung UFC Francis Ngannou meminta kepada penyelenggara untuk membayarnya dengan bitcoin. 

Ist
Francis Ngannou 

TRIBUN-MEDAN.com - Petarung UFC Francis Ngannou meminta kepada penyelenggara untuk membayarnya dengan bitcoin. 

Juara kelas berat UFC ini menyatakan bersedia menerima bayaran dengan Bitcoin (BTC) pada ajang UFC 270.

Francis Ngannou akan mempertaruhkan sabuk juara kelas ringan UFC untuk pertama kalinya usai mendapatkannya pada Maret 2021.

Pada UFC 270 ujung pekan ini, Francis Ngannou bertarung menghadapi Ciryl Gane di Honda Center, Anaheim, California, Amerika Serikat.

Petarung berjuluk The Predator itu mempunyai rekor pertarungan 16-3, sedangkan Gane masih belum terjamah kekalahan dengan 10-0.

Baca juga: Timnas Indonesia Lepas Sahari Gultom dari Staf Pelatih, Terpantau Melatih Karo United

Baca juga: Pemerintah Singapura Larang Iklan Kripto di Ruang Publik, Kenapa?

Jelang pertarungan menghadapi Gane, Ngannou menyampaikan kabar mengejutkan.

Dia mengaku siap menerima setengah bayaran yang diterima hasil dari UFC 270 dengan Bitcoin.

"Telah berbicara dengan keluarga dan teman-teman saya di ruang crypto," tulis Ngannou di Twitter, Sabtu (15/1/2022).

"Bitcoin sangat besar di Afrika dan saya berpikir untuk membawa setengah bayaran dari pertarungan dalam bentuk coin tersebut."

"Bitcoin adalah masa depan dan saya percaya," tambahnya.

Adapun alasan Ngannou rela dibayar BTC lantaran percaya akan aset tersebut.

"Setelah melakukan banyak penelitian tentang Bitcoin, saya benar-benar percaya itu adalah masa depan uang," tutur Ngannou, dikutip dari Coin Telegraph.

"Bitcoin itu bernilai, aman, dan tidak ada yang bisa mengacaukannya," katanya melanjutkan.

Ngannou berencana mengambil setengah bayaran dari UFC 270 dalam bentuk Bitcoin via Cash App.

Dikabarkan oleh Coin Telegraph, petarung Kamerun itu mendapat bayaran dengan jaminan 750.000 USD atau setara Rp 10 miliar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved