Hasil Lab WN Inggris yang Sempat Dirawat di RS Royal Prima Positif Omicron, Ini Kata Dinkes Medan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Taufik Ririansyah mengatakan warga negara Ingt tersebut sudah pulang ke asalnya di Inggris.

Editor: Ayu Prasandi
Justin TALLIS /AFP via tribunnews
Ilustrasi Omicron 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Hasil laboratorium kru pesawat cargo yang sempat dirawat di RS Royal Prima Medan sudah keluar pada Kamis (20/1/2022) dan hasilnya positif virus Omicron.

Namun, sejak satu minggu yang lalu yang bersangkutan justru sudah pulang ke daerah asalnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Taufik Ririansyah mengatakan warga negara Ingt tersebut sudah pulang ke asalnya di Inggris.

"Kru pesawat yang warga negara Inggris itu sudah keluar siang tadi, positif dia Omicron. Tapi dia sudah pulang, karena sebelum pulang kemarin dia sudah dua kali kita PCR negatif," ujar Taufik, Kamis (20/1/2022).

Taufik mengatakan hasil laboratorium Balitbangkes baru keluar hari ini sementara hasil tes Covid-19 kru kapal tersebut sudah dua kali dinyatakan negatif.

"Dia pulang dengan kapal cargo dia sendiri juga, dijemput dia keliling, kemarin itu pulangnya, udah agak lama pulangnya. Hasilnya baru keluar tadi siang," kata Taufik.

Baca juga: Banding Ditolak, Pesepakbola Brasil Robinho Divonis 9 Tahun Penjara Kasus Pemerkosaan

Dikatakan Taufik, seluruh hasil tracing kru pesawat tersebut dipastikan negatif.

"Yang sudah kita tracing negatif semua. Saya tadi sudah berkoordinasi dengan Kepala Bidang Karantina KKP tadi saya melihat peraturan yang ada kalau dia positif Covid dia wajib dirawat di rumah sakit. Walaupun dia tidak bergejala. Untuk pelaku perjalanan luar negeri," ujar Taufik.

Selain itu, terang Taufik pihaknya juga berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk memeriksa pelaku perjalanan luar negeri.

"Kemudian kita berkoordinasi dengan KKP agar mereka di pintu masuk kita ini agar benar-benar ketatlah untuk memeriksa terutama pelaku perjalanan luar negeri terutama dari daerah-daerah yang banyak terkena virus Omicronnya," ucapnya.

Beredar kabar seorang pasien positif virus corona varian omicron tengah dirawat di Rumah Sakit Royal Prima Medan.

Setelah ditelusuri, ternyata pasien tersebut merupakan warganegara Inggris yang bekerja sebagai kru pesawat kargo dan sempat singgah di Hotel Horison Kualanamu.

Pihak Rumah Sakit Royal Prima membenarkan hal ini, namun, terkait varian virus corona secara rinci, pihak RS mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium di Balitbangkes Jakarta.

Baca juga: Pesepakbola Egy Maulana dan Putri Mendiang Ustaz Jefri al-Buchori Kini Mencuri Perhatian Publik

"Benar ada warganegara Inggris yang positif Covid-19 yang merupakan kru pesawat kargo, hanya singgah sebentar saja di Kualanamu.

Tapi saat ingin balik ternyata surat PCR nya sudah kadaluwarsa jadi harus Tes ulang, khirnya dicek ulang oleh pihak KKP, ternyata hasilnya positif dan koordinasi ke kita dan dirawat di sini untuk penanganan lebih lanjut," ujar Direktur Pendidikan RS Royal Prima Medan, Faridz Syahrian, Rabu (5/1/2022).

Faridz menuturkan saat ini pasien tersebut dirawat di ruang isolasi Covid-19 RS Royal Prima.

"Beliau dirawat di ruang isolasi kita lantai 17. Namun belum tahu apakah positif Omicron atau tidak. Jadi kita masih tunggu hasil dari Balitbangkes," tambahnya.

Menurut Faridz, berdasarkan Surat Edaran Kementrian Kesehatan terkait penanganan kasus Omicron, pihaknya akan tetap melakukan isolasi sembari menunggu hasil laboratorium.

"Sekarang sudah ada edaran dari Bapak Menteri Kesehatan untuk penanganan kasus Omicron di Indonesia. Aturannya adalah ketika dia sudah dinyatakan positif kita masih tunggu dulu dan dilakukan isolasi dengan SOP covid sampai dengan hasil deteksi variannya apa," jelasnya.

Sementara itu, untuk gejala virus omicron sendiri, Faridz menuturkan tidak ada gejala khusus.

"Belum ada gejala yang signifikan kalau Omicron itu, tapi beliau (pasien) tidak ada gejala  sama sekali, beliau OTG, cuma karena beliau positif dan warga negara asing jadi harus kita isolasi," ucapnya.

Ia menjelaskan, pihak RS Royal Prima tetap melakukan penanganan sama seperti kasus Covid-19 pada umumnya.

Baca juga: Menang Dua Laga Beruntun, Ijeck FC Melaju ke Semifinal Piala Pangkosekhanudnas

"Kami dari rumah sakit tetap melakukan penanganan seperti biasanya artinya dokter tetap merawat, dokter penyakit dalam, dokter spesialis paru tetap merawat," katanya.

Ia berharap hasil laboratorium dari Balitbangkes Kementrian Kesehatan dapat segera keluar agar bisa dilakukan penanganan secepatnya.

"Dirawat paling tidak 10 hari, itupun tergantung hasil dari Balitbangkes, harapan kita hasil dari Balitbangkes bisa cepat keluar supaya kita tahu penanganannya ke depan seperti apa,"

"Dari Juklak aturan penanganan Covid-19 varian Omicron memang tidak ada yang berbeda," pungkasnya.

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved