Air Terjun Simolap, Tempat Wisata di Humbahas, Berada di Tengah Hutan Belantara

Karena terletak jauh di tengah hutan belantara, sehingga tidak bisa dilihat dengan jelas lokasinya secara administratif. 

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
HO
Air terjun Simolap yang berada di Sibongkare, Tara Bintang, kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Rabu (2/2/2022).        

TRIBUN-MEDAN.com, HUMBAHAS - Air Terjun Simolap, air terjun menawan yang terletak di balik lebatnya Hutan Taman Nasional Gunung Leuser.

Air Terjun Simolap terletak di kawasan wisata alam Simolap.

Namun jika dilihat secara detail, air terjun yang satu ini berlokasi di Sibongkare, Tara Bintang, kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Karena terletak jauh di tengah hutan belantara, sehingga tidak bisa dilihat dengan jelas lokasinya secara administratif. 

Baca juga: Pulau Poncan, Destinasi Wisata yang Tawarkan Kejernihan dan Keberagaman Biota Laut

Namun jika wisatawan datang dari Kota Medan, maka wisatawan harus menempuh perjalanan sejauh 81,5 km dengan waktu tempuh perjalanan sejauh 3 jam menuju ke Marike, karena memang akses terdekatnya adalah dari kawasan wisata alam Simolap.

"Meksi telah menempuh perjalanan yang panjang, kita akan disuguhkan dengan pemandangan alam berupa Air Terjun Simolap, yang di mana alam sekitarnya masih asri dan belum banyak terjamah manusia," ujar Riki solo traveller asal Kota Medan, Rabu (2/2/2022).

Lanjut Riki, lokasinya yang berada jauh di tengah-tengah hutan membuat air terjun ini memiliki suasana yang tentram dan damai, cocok bagi wisatawan yang memang ingin mencari ketenangan. 

Sedangkan, layaknya air terjun pada umumnya, air terjun ini juga dikelilingi oleh tebing batu yang terlihat sangat kokoh dan tinggi menjulang.

Menuju ke Air Terjun Simolap, wisatawan akan berjalan menyusuri jalan setepak. Wisatawan juga akan disungguhi pemandian air panas yang masih di kelola oleh warga setempat. 

"Jadi bisa sekalian singgah ke pemandian air panasnya sebelum menuju ke Air Terjun Simolap. Meskipun masih dikelola secara swadaya oleh masyarakat, namun di sana sudah disediakan tempat ganti baju," ujar Riki. 

Baca juga: Candi Bahal I, Bangunan Sejarah Peninggalan Kerajaan Sriwijaya, Kini Jadi Tempat Wisata di Sumut

Selanjutnya, wisatawan harus melanjutkan perjalanan sekitar 2 kilometer lagi dari lokasi pemandian air panas untuk sampai di Air Terjun Simolap.

"Selama perjalanan menuju ke air terjun, biasanya ada orang utan yang menunjukan dirinya selama kita berjalan ke lokasi air terjun," ujar Riki.  

Lokasinya yang berada jauh di tengah hutan membuat Air Terjun Simolap tak memiliki fasilitas yang memadai.

"Kalau bisa kita membawa bekal sendiri seperti, makanan dan minuman. Jadi disiapkan terlebih dahulu sebelum kita berangkat," ujar Riki.

Sementara itu, wisatawan tidak akan dipungut biaya sepeser pun alias gratis untuk berkunjung ke Air Terjun Simolap

Namum sebelum berkunjung siapkan perbekalan dan kondisi fisik, karena wisatawan  akan menempuh perjalanan yang cukup melelahkan.

(cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved