Mobil Masuk Jurang
3 Hari Pencarian, Sopir Mobil Pick Up Terjun Bebas di Jurang Aek Kualu Sipegepege Belum Ditemukan
Selama tiga hari, tim Basarnas masih berupaya evakuasi bangkai mobil Pick Up Grand Max putih yang terjun di Sungai Aek Kualu Sipegepege
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Tommy Simatupang
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Selama tiga hari, tim Basarnas masih berupaya evakuasi bangkai mobil Pick Up Grand Max putih yang terjun di Sungai Aek Kualu Sipegepege, Kabupaten Toba, Minggu (6/2/2022).
Evakuasi ini dilakukan selama tiga hari mulai mobil ini jatuh pada Jumat (4/2/2022) hingga hari ini Minggu (6/2/2022).
Korban terjerumus dalam jurang tersebut pada Jumat (4/2/2022) sore hari saat melintas dari Parsoburan menuju Nassau.
Mobil bernopol BK 9448 BA ini terjerumus dalam jurang tersebut pada Jumat (4/2/2022) sore hari saat melintas dari Parsoburan menuju Nassau.
Selama tiga hari pencarian, tim mengalami kesulitan.
Seorang anggota Basarnas, Herlan, menjelaskan kendala dalam melakukan evakuasi korban.
"Upaya pencarian ini kita lakukan dengan turun menggunakan teknik membawa jangkar yang kita buat sendiri dari SKPD setempat," ujar Herlan saat disambangi di areal pencarian pada Minggu (6/2/2022).
Pihak Tim SAR menggunakan jangkar dan melemparkan ke areal yang diduga posisi mobil pick up yang digunakan korban dan terjatuh di jurang.
"Kita bawa jangkar itu ke titik tempat benda (mobil) yang kita duga. Kita berharap jangkar itu nyangkut di benda tersebut," terangnya.
Dalam pencarian, jangkar tersebut sudah tersangkut pada benda yang diduga milik korban pada kejadian tersebut.
"Setelah kita lakukan pencarian beberapa kali pencarian, jangkarnya sudah tersangkut pada benda yang kita duga di dasar jurang tempat tenggelamnya mobil tersebut," sambungnya.
Kedalaman jurang diperkirakan kedalaman 50 meter
Herlan menjelaskan kedaman jurang mencapai 50 meter. Hal ini membuat petugas mengalami kesulitan.
"Medannya sangat sulit. Mobil jatuh pada kedalaman jurang sekitar 50 meter dari bibir jurang, lalu ke atas lagi," ungkapnya.
Selanjutnya, ia juga menjelaskan kesulitan yang ditemui pihak Tim SAR dalam pencarian korban tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Suasana-pencarian-korban-di-areal-Desa-Lumban-Rau-Utara_.jpg)