KABAR GEMBIRA Obat Warung tanpa Resep Dokter Bisa Redakan Gejala Omicron, Tapi Ingat . . .

Covid-19 varian Omicron disebut memiliki gejala yang mirip dengan sakit flu, seperti demam, pilek, dan batuk.

Editor: Salomo Tarigan
Ilustrasi GOC/via tribuntimur
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com  - Kabar gembira, penderita covid-19 varian omicron gejala ringan ternyata bisa diredakan dengan obat warung atau tanpa resep dokter.

Tapi, disarankan, jika gejala tidak reda atau malah demam, sebaiknya Anda konsultasi ke dokter.


//

Baca juga: GEJALA Virus Corona Omicron Menyerang Tubuh, Gejala Ringan, Sedang, Berat dan Kritis

Baca juga: BERITA TIMNAS Inilah 7 Pemain Dinyatakan Positif Covid-19, Gagal Bertarung di Piala AFF U23 Kamboja

Covid-19 varian Omicron disebut memiliki gejala yang mirip dengan sakit flu, seperti demam, pilek, dan batuk.

Gejala Omicron tersebut dapat diminimalkan dengan penggunaan obat warung.

Obat warung merupakan istilah yang merujuk pada penggunaan obat tanpa resep dokter dan bebas dibeli di luar apotek.

Hal itu disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat (Kemenkes) sekaligus Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam kegiatan virtual, Kamis (10/2/2022).

Adapun obat-obat tersebut berupa vitamin dan obat dengan label hijau.

"Jadi vitamin bisa dibeli karena merupakan obat bebas, kemudian obat penurun panas merupakan obat yang berwarna hijau jadi bisa dibeli dengan bebas tidak perlu resep dokter," kata dia.

Obat warung itu diharapkan bisa meningkatkan imunitas bagi pasien positif Covid yang mengalami gejala ringan.

Namun, jika obat warung tersebut tetap saja tidak meredakan gejala seperti demam.

Pasien diharapkan segera memeriksakan diri ke dokter atau fasyankes terdekat.

"Walaupun bisa beli obat penurun panas, tapi kalau kemudian demamnya tidak turun demamnya tambah berat, segera ke fasyankes itu akan menjadi pilihan terbaik. Jangan sampai terlambat menjadi lebih parah baru datang ke fasilitas layanan kesehatan," pesannya.

Sementara untuk obat-obat lain seperti antivirus, ia mengingatkan harus didahului dengan konsultasi ke dokter.

Obat tak Dipakai dan yang Dipakai

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved