WARGA Marelan Keluhkan Jalan dan Parit Rusak saat Kunjungan Wali Kota Bobby Nasution
Warga Medan Marelan menyampaikan sejumlah keluhan terkait infrastruktur jalan, parit dan juga penerangan jalan umum (PJU) saat dikunjungi Wali Kota.
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Warga Medan Marelan menyampaikan sejumlah keluhan terkait infrastruktur jalan, parit dan juga penerangan jalan umum (PJU) saat dikunjungi Wali Kota Medan Bobby Nasution.
Marsiem, warga Lingkungan 19 Kelurahan Rengas Pulau menyampaikan tentang kondisi jalan di Gang Jambu yang kondisinya rusak.
"Jalan itu sudah rusak 70 persen. Banyak lubang. Daerah kami juga rendah. Memang sudah bolak-balik diukur, namun belum ada realisasinya sampai sekarang. Kami berharap, sebelum puasa ini jalan itu sudah diperbaiki," ujar Marsiem, Senin (14/2022).
Ia juga menyampaikan bahwa di Kecamatan Medan Marelan banyak jalan dan gang tidak bisa dilalui truk. Marsiem berharap pihak Pemko Medan dapat memfasilitasi becak sampah untuk mengutip sampah di tiap-tiap rumah warga.
"Untuk itu, warga juga secara swadaya untuk menambah dan mengoperasikan becak sampah. Kami berharap agar warga yang mengoperasikan dapat dibantu," ungkapnya.
Warga lainnya, Poniran, yang bermukim tidak jauh dari TPA Terjun menyampaikan kepada bahwa parit di dekat TPA tidak mampu lagi menampung aliran air laut.
Ia juga menyampaikan, masih 300 meter lagi dari 800 meter Jalan Paluh Nibung belum diaspal beton.
"Kami berharap jalan akses truk ke TPA Terjun ini dapat diaspal beton seluruhnya. Parit di sekitar TPA juga sudah menghitam dan tidak bisa menampung air," ucapnya.
Selain masalah jalan dan drainase, warga juga mengeluh soal penerangan jalan di Gang Melati Lingkungan IV Kelurahan Paya Pasir.
"Kami mohon agar dipasang lampu yang hilang karena dicuri," ujar Wita.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan, Topan Ginting mengatakan terkait Parit Keling yang berada di depat TPA Terjun itu, Topan mengatakan dalam bulan ini juga akan dilakukan perbaikan, termasuk pemasangan pintu klep yang terbuat dari fyber agar tahan karat.
"Sisa 300 meter Jalan Paluh Nibung itu juga akan kita selesaikan sebelum bulan puasa ini," ujar Topan.
Sementara untuk perbaikan parit di Jalan Rahmad Buddin, Topan mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi di pemerintah provinsi, karena parit tersebut ada di bawah kewenangan provinsi.
Jika mendapat izin dari Provinisi, lanjut Topan, pihaknya tentu akan bisa melakukan perbaikan drainase tersebut.
Sementara itu, Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan terkait penanganan sampah, kewenanganannya sudah sepenuhnya ada pada pihak kecamatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Warga-Medan-Marelan-menyampaikan-sejumlah-keluhan-terkait-infrastruktur.jpg)