Info Kesehatan

MELANOMA, Jenis Kanker Kulit yang Berbahaya, Kenali Gejalanya

Diketahui, penyakit Melanoma merupakan salah satu jenis kanker kulit yang jarang terjadi namun mematikan.

Editor: Ayu Prasandi
Huffington Post
Ilustrasi kanker kulit melanoma 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Baru-baru ini, Crazy Rich Medan Indra Kenz terbang ke Turki ditemani tunangannya Vanessa Khong untuk melakukan medical check up terkait kesehatannya.

Hal ini dilakukan Indra saat mendapati gejala yaitu adanya garis hitam di bawah kukunya selama setahun belakangan ini.

Baca juga: Penyakit Mengintai Manusia Perak, Mulai dari Gatal-gatal sampai Kanker Kulit

Lantas, apa itu penyakit Melanoma?

Diketahui, penyakit Melanoma merupakan salah satu jenis kanker kulit yang jarang terjadi namun mematikan.

Penyakit ini dapat menyebar dengan cepat yang dapat muncul gejala di mata, kulit, hidung, bahkan tenggorokan. 

Penyakit ini dapat muncul bagi orang-orang yang sering terpapar sinar matahari secara langsung tanpa memakai pelindung kulit seperti tabir surya.

Adapun gejala yang paling sering muncul yakni munculnya tahi lalat ataupun perubahan pada tahi lalat yang lama yang diikuti rasa gatal dan pendarahan.

Kemudian, gejala Melanoma juga dapat terdeteksi dengan adanya bagian bawah kuku menghitam tanpa sebab atau munculnya titik hitam di bagian putih mata. 

Baca juga: Bahaya Sinar Ultraviolet bagi Kesehatan, Pemicu Kanker Kulit hingga Katarak Mata

Kanker Kulit Melanoma ini juga terbagi dalam empat jenis, yakni :

1. Superficial spreading melanoma

Jenis Melanoma ini biasanya tumbuh dan melebar di permukaan kulit yang biasanya muncul di punggung bagian atas dan kaki

2. Lentigo maligna melanoma

Jenis Melanoma ini biasanya menyerang seseorang yang sudah lanjut usia dan biasanya gejala ini hampir sama seperti Superficial spreading melanoma.

3. Nodular melanoma

Jenis Melanoma ini menjadi yang terganas dengan penyebaran tercepat hingga ke bawah permukaan kulit. Adapun gejala yang dirasakan seperti benjolan berwana kemarahan atau biru seperti memar yang muncul di badan, kulit kepala, dan tungkai.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved