SOSOK Letjen H Agus Surya Bakti, Satu-satunya Warga Stabat yang Pernah Menjabat Sesmenko Polhukam

Jabatan terakhir jenderal bintang tiga ini adalah Asintel Panglima TNI. Saat ini ia menjadi Komisaris Utama sebuah perusahaan nasional PT Antam.

Penulis: Satia | Editor: Ayu Prasandi
instagram
Bella Saphira dan Suaminya Mayjen Agus Surya Bakti 

TRIBUN MEDAN.COM, LANGKAT - Letnan Jenderal TNI (Purn) H Agus Surya Bakti satu-satunya warga Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat yang menjabat sebagai mantan Sesmenko Polhukam

Dilansir dari Wikipedia, Agus lahir pada 17 Agustus 1961, di Stabat

Agus SB, merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1984 ini berpengalaman dalam bidang Infanteri (Kopassus).

Baca juga: Pangdam Sebut Operasi TNI di Poso Depankan Pembinaan Teritorial, Panglima Jenderal Andika Tanggapi!

Jabatan terakhir jenderal bintang tiga ini adalah Asintel Panglima TNI. Saat ini ia menjadi Komisaris Utama sebuah perusahaan nasional PT Aneka Tambang Tbk (Antam).

Agus termasuk pernah masuk dalam tim yang menangkap gembong ternama asal Timor-Timur, Xanana Gusmão, pada tahun 1992.

Agus kemudian dihadiahi kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) oleh pemerintah, dari Letnan Satu (Lettu) menjadi Kapten.

Sejak saat itu, dia mulai banyak ditugaskan untuk operasi intelijen di daerah-daerah rawan konflik seperti Timor-Timur (sekarang Timor Leste), Aceh, Papua, Ambon, dan Poso.

Pada tahun 2012, dia ditugaskan di BNPT sebagai Deputi I bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi.

Pada tanggal 28 Oktober 2015, dia resmi menjabat sebagai Panglima Kodam VII/Wirabuana.

Baca juga: 5 TOKOH Jenderal TNI Berdarah Batak yang Masih Aktif hingga Saat Ini, Berikut Prestasinya

Pendidikan 

Akmil (1984)

Sesarcab Inf
Dik Komando
Diklapa I
Diklapa II
Seskoal
Sesko TNI
Lemhannas

Baca juga: SOSOK 5 Jenderal TNI Aktif Berdarah Batak, Kini Ada yang Menjabat Pangkostrad TNI AD

Jabatan Militer

Dan Unit Grup-1
Dan Tim Grup-1 Kopassus
Danyon-42 Grup 4 Kopassus
Dandenma Kopassus
Waasintel Danjen Kopassus
Komandan Grup 3/Sandi Yudha, Kopassus (2002—2005)
Asintel Kodam Iskandar Muda
Paban Utama C-4 Dit C Bais TNI
Danpusdik Intel Kodiklatad
Danrem 152/Babullah (2009—2010)
Waaster Kasad (2010—2012)
Deputi I bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT (2012—2015)
Pangdam VII/Wirabuana[4] (2015–2017)
Pangdam XIV/Hasanuddin (2017–2018)[5]
Asintel Panglima TNI (2018)
Sesmenko Polhukam (2018–2019)

Baca juga: PROFIL 5 Jenderal TNI Berdarah Batak yang Miliki Segudang Prestasi, Masih Aktif Hingga Saat Ini

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved