Pemilihan Direktur BUMD

Bupati Deliserdang Diam-diam Sudah Pilih Direktur BUMD yang Baru

Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan diam-diam sudah memilih Direktur BUMD yang baru. Simak penjelasannya

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
Istimewa
Bupati Deliserdang, H. Ashari Tambunan mengikuti zoom meeting dan vaksinasi serentak anak usia 6-11 tahun.  

TRIBUN-MEDAN.COM,DELISERDANG- Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan diam-diam sudah menentukan calon yang akan mengisi posisi jabatan Direktur Utama PT Bhineka Perkasa Jaya (BPJ), yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah Pemkab Deliserdang.

Setelah dilakukan seleksi, dari empat orang yang mendaftar dan mencalonkan diri, sosok yang terpilih adalah Taufik Ismail.

Ia bisa disebut orang dalam karena sebelumnya menduduki posisi sebagai Sekretaris PT BPJ.

"Iya, benar, sudah selesai semua prosesnya," kata Kabag Perekonomian Pemkab Deliserdang, Sri Eka Yani di kantor Bupati, Jumat (18/2/2022).

Baca juga: Dirut Perumda Tirtanadi Ikuti Seleksi Penilaian TOP BUMD Tahun 2022

Sri Eka Yani tidak menampik jika sebenarnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) juga sudah dilakukan.

Namun demikian, ia menyebut tidak mengetahui secara pasti kapan kegiatan RUPS dilakukan.

Menurutnya, ketika Bupati Deliserdang sudah hadir, tidak perlu lagi mereka hadir.

"Sudah ternyata RUPSnya. Tapi nanti saya tanya lagilah kapan (RUPS) itu dilakukan. Bolehkan saya tanya dulu," kata Sri Eka.

Pelaksanaan seleksi Direktur Utama PT BPJ ini sempat menjadi tanda tanya berbagai pihak.

Baca juga: Dirut PDAM Tirtanadi Kabir Bedi Sampaikan Pencapaian BUMD

Hal ini lantaran seleksi ini dianggap tidak terbuka.

Mulai dari awal pihak Pemkab selalu mengumumkan berbagai informasi tentang seleksi ini mulai dari pengumuman dibukanya pendaftaran sampai tahapan-tahapan ujian tertulis dan wawancara.

Hingga kemarin tinggal pengumuman hasilnya yang belum terlihat di website Pemkab.

Terkait hal ini Sri Eka Yani pun sempat memberikan komentar mengapa Pemkab Deliserdang tidak terbuka mengenai seleksi ini. Ia tidak menampik kalau idealnya juga seleksi ini harus diumumkan hasil akhirnya.

" Mungkin miskomunikasi saja ini (sehingga tidak diumumkan," kata Sri Eka.

Baca juga: Baskami Desak Gubernur Bubarkan BUMD Sakit yang Bebani APBD

Sementara itu Taufik Ismail yang dihubungi melalui telepon selulernya belum bersedia memberikan komentar.

Berulang kali nomor ponselnya dihubungi namun tidak bersedia menjawab. Pesan singkat yang dikirimkan juga belum mendapat jawaban.

Informasi yang dihimpun Taufik Ismail ini sudah Wara Wiri ke beberapa Perangkat Daerah setelah dipilih menjadi Direktur Utama PT BPJ.

Belum diketahui secara pasti apa-apa saja yang menjadi program kerjanya kedepannya. (dra/tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved