Breaking News:

Baskami Desak Gubernur Bubarkan BUMD Sakit yang Bebani APBD

Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting mendesak Gubernur Sumut Edy Rahmayadi untuk segera membubarkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Sumut

Editor: Ismail
Tribun Medan/HO
Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting mendesak Gubernur Sumut Edy Rahmayadi untuk segera membubarkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Sumut yang kinerjanya disinyalir membebani APBD Sumut melalui penyertaan modal.

Baskami menegaskan, paradigma berdirinya BUMD salah satunya yakni, menambah pendapatan daerah sehingga meningkatkan pembangunan.

“Jika BUMD di Sumut tidak bisa menyumbangkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) untuk meningkatkan pembangunan, tapi justru hanya membebani APBD Sumut melalui penyertaan modal, alangkah baiknya Gubernur mengambil langkah-langkah penyelamatan dengan membubarkan BUMD tersebut,” kata Baskami Ginting kepada wartawan, Jumat (14/1/2022) di DPRD Sumut.

SOSOK Baskami Ginting, Ketua DPRD Sumut, Pernah Calonkan Diri Maju Sebagai Wakil Wali Kota Binjai

Menurut Baskami, lembaga legislatif jauh-jauh hari telah melihat kinerja 6 BUMD di Sumut (yakni PT Bank Sumut, PT Perkebunan Sumatra Utara (PSU), PDAM Tirtanadi, PT Dhirga Surya Sumut.

PT Aneka Industri dan Jasa (AIJ) serta PT Pembangunan Sarana dan Prasarana Sumatra Utara (PT PPSU) yang tetap membebani APBD.

"Seperti kita ketahui, di APBD Sumut TA 2021, ke enam BUMD ini juga telah menerima penyertaan modal sebesar Rp207 miliar, yakni PDAM Tirtanadi Rp11 miliar, PT Bank Sumut Rp100 miliar, PT PSU Rp80 miliar, PT Dhirga Surya Rp10 miliar dan PT AIJ sebesar Rp6 miliar,” tambah politisi senior PDI Perjuangan Sumut ini.

Baca juga: Baskami Ginting Desak Pemprovsu Bangun Rumah Sakit Ketergantungan Obat

Dari enam BUMD ini, yang telah menyumbang ke PAD ke Sumut, tambah anggota dewan Dapil Medan ini, hanya PT Bank Sumut, PDAM Tirtanadi, PT PSU dan PT PPSU.

Sementara dua BUMD lainnya, kata Baskami, seperti PT Dhirga Surya dan PT AIJ sangat minim, sehingga perlu dievaluasi keberadaanya.

“Kita berharap kepada Gubernur Sumut untuk segera mengambil langkah-langah strategis untuk penyelamatan dana APBD Sumut, jangan hanya buang-buang anggaran untuk mempertahankan BUMD yang tidak bisa menyumbangkan PAD,” tegasnya.

Baca juga: Baskami Dorong Pemda Genjot Vaksinasi Dosis 1 dan 2 Guna Persiapan Vaksin Booster di Sumut

Selain itu, Baskami juga mendesak Pemprov Sumut untuk segera memetakan BUMD yang masuk kategori perusahaan sehat dan yang tidak sehat.

Tujuannya, kata Baskami, untuk bisa dipertimbangkan pembubarannya atau minimal dileburkan dengan lingkup usaha yang beririsan seperti PT Dhirga Surya dengan PT AIJ.

“Pemprov Sumut perlu terus melakukan efesiensi di saat perekonomian sedang terpuruk di masa pandemi Covid-19 ini. Presiden Jokowi sendiri sudah membubarkan 3 BUMN dan menggabungkannya dengan BUMN yang memiliki inti bisnis yang sama,” pungkasnya.

Baca juga: Baskami Terima Aduan Organisasi Lansia Terkait Pelaksanaan Perpres Kelanjutusiaan di Sumut

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved