Gaji Pratama Arhan Dikabarkan Lebih Kecil di Tokyo Verdy, Ini Kata CEO PSIS Semarang!

Gaji Pratama Arhan dikabarkan menurun sejak memutuskan menerima pinangan Tokyo Verdy.

pssi
Selebrasi Pratama Arhan setelah mencetak gol penyamaan 2-2 hingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan Sabtu 25 Desember 2021 

TRIBUN-MEDAN.com - Gaji Pratama Arhan dikabarkan menurun sejak memutuskan menerima pinangan Tokyo Verdy.

Pratama Arhan resmi direkrut Tokyo Verdy dengan durasi kontrak dua tahun. Kepastian bergabungnya Arhan ke Tokyo Verdy disampaikan klub J2 League tersebut pada Rabu (16/2/2022).

Adapun Tokyo Verdy mendatangkan Pratama Arhan dari PSIS Semarang tanpa mengeluarkan biaya transfer.

Lantas, berapa gaji yang akan diterima Pratama Arhan di Tokyo Verdy?

Pratama Arhan saat ini menjadi salah satu pemain di Liga 1 yang menerima gaji besar. Laman Transfermarkt mencatat Arhan memiliki nilai pasaran sebesar 325.000 euro atau sekitar Rp 5,26 miliar.

Dengan perkiraan nominal tersebut, kemungkinan gaji Pratama Arhan di Tokyo Verdy mengalami penurunan.

Meski demikian, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi menegaskan Pratama Arhan tak memikirkan soal gaji.

Baca juga: Efek Arhan Pratama Gabung Tokyo Verdy, Follower Akun Instagram Klub Melonjak dan Banjir Komentar

Yoyok mengatakan bahwa selama ini Pratama Arhan sudah mendapat banyak tawaran dari klub lokal yang memberikan gaji lebih tinggi daripada PSIS. Namun, Pratama Arhan bergeming dan tetap setia membela PSIS Semarang.

Oleh karena itu, bisa dipastikan persoalan gaji di Tokyo Verdy tak menjadi masalah bagi Arhan.

"Tidak perlu dibahas soal itu (gaji naik atau turun)," kata Yoyok Sukawi kepada BolaSport.com, Kamis (17/2/2022).

"Faktanya saja selama Arhan di PSIS walaupun menjadi andalan timnas Indonesia dan banyak tawaran menggiurkan dari klub lain, Arhan bergeming dan tetap menghormati kontrak dia di PSIS," ujar Yoyok.

Menurut Yoyok, yang terpenting saat ini bagi Arhan adalah bisa mendapat pengalaman baru di Liga Jepang.

"Hal terpenting adalah Arhan di Jepang akan belajar sepak bola kelas atas di Asia, sepak bola modern," ucap Yoyok Sukawi. 

Andik Vermansyah Menyesal Tak ke Jepang

Ramainya pemberitaan transfer Pratama Arhan ke Tokyo FC di satu sisi membuat Andik Vermansyah mengungkapkan penyesalan saat ia menolak tawaran main ke Liga Jepang.

Pratama Arhan jadi pemain keempat Indonesia yang berkarier di Negeri Sakura.

Ada tiga pemain sebelumnya yakni Ricky Yakobi (Matsushita FC pada 1988), Irfan Bachdim (Consadolle Sapporo dan Ventforet Kofu 2014-2015) dan Stefano Lilipaly (Consadolle Sapporo pada 2014).

Transfer Pratama Arhan membuat bangga warga Indonesia. Termasuk winger Bhayangkara FC, Andik Vermansah. 

Andik bercerita bahwa dirinya pernah nyaris tampil di Liga Jepang bersama Ventforet Kofu.

Momen tersebut terjadi tahun 2013 lalu, saat Andik Vermansah menjadi bintang timnas Indonesia.

Saat itu Andik Vermansyah sempat menjalani trial bersama Ventforet Kofu.

Pada laga uji coba perdana, Andik Vermansah berhasil mencetak satu gol untuk Ventforet Kofu.

"Ya, saya pernah di Jepang satu mingguan di Kofu. Di situ saya ujicoba pertama kali dan cetak gol," kata Andik Vermansah kepada Kompas.com, Kamis (17/2/2022).

Andik Vermansyah.
Andik Vermansyah. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

Andik mengakui bila ia diharapkan menandatangani kontrak dengan Ventforet Kofu.

Tetapi eks Persebaya Surabaya itu memilih klub Liga Malaysia, Selangor FC.

"Orang sana berharap saya tanda tangan, memang ada tawaran," ungkap Andik.

"Tetapi waktu itu saya memilih Selangor," sambungnya.

Kini, Andik menyesali keputusannya itu dan mengaku mendapat pelajaran berharga.

"Memang saya sayangkan, tapi ini sudah buat pelajaran lah," ujarnya.

Andik pun meminta Pratama Arhan jangan menyia-nyiakan bermain di Liga Jepang.

"Saya rasa (Arhan) akan sangat mudah sekali untuk berkembang."

"Apalagi seandainya Arhan tetap menjaga sopan santun yang kultur orang Jawa-nya diterapkan di sana."

"Saya doakan Arhan tidak setahun aja. Semoga bisa bertahun-tahun," tambahnya. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved