Razia Pelajar
Terjaring Razia, Tiga Pelajar di Kota Siantar Ternyata Positif Covid-19
Dinas Pendidikan Kota Siantar kembali melakukan razia terhadap sejumlah pelajar. Hasilnya, ada tiga orang dinyatakan poisitif Covid-19
Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,SIANTAR- Dinas Pendidikan Kota Siantar kembali mengadakan razia pada Kamis (17/1/2022) kemarin.
Saat razia berlangsung, didapati sejumlah pelajar, yang tiga diantaranya ternyata positif Covid-19.
Menurut Ketua Tim Patroli Dinas Pendidikan Kota Siantar, Abdul Rasyid, tiga pelajar yang poisitif Covid-19 itu seorang diantaranya pelajar SMP dan dua pelajar SMA.
"Semalam ada tiga orang yang positif. Satu siswa SMP Negeri 2, satu SMK Negeri 2 dan satu lagi dari SMA Al-Washliyah. Hari ini kami lakukan tracing. Tapi kalau untuk dua orang siswa SMA dan SMK tidak kita lakukan tracing, karena bukan di bawah wewenang kita (Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar)," ujar Rasyid.
Baca juga: Polres Toba Tracing Warga Positif Covid-19 Sambil Edukasi Warga
Ketiga pelajar yang diamankan tersebut, ujar Rasyid, didapati tengah bermain di warung internet (warnet).
Mereka ada empat orang, namun satu di antaranya negatif Covid-19 setelah dilakukan swab test antigen.
Adapun terhadap pelajar SMP yang terinfeksi Covid-19, Dinas Pendidikan Siantar melakukan tracing hari ini.
Dinas Pendidikan akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Siantar untuk menjaring kontak erat dari sang siswa.
“Hari ini kami melakukan tracing ke SMP Negeri 2 Siantar terhadap satu orang siswayanya yang kita amankan dan dilakukan swab, hasilnya positif," ujar Abdul Rasyid, Jumat (18/2/22).
Baca juga: Kabar Baik Persija Jelang Lawan Persik Kediri Sang Pelatih Mulai Pulih dari Sakit Covid-19
Ia mengatakan, tracing dilakukan guna mengetahui siapa saja yang sudah melakukan kontak erat.
"Kita gak tahu anak itu kena di mana. Nanti akan dilakukan tracing juga ke rumahnya si siswa SMP yang positif Covid -19 itu. Rumahnya di Jalan Nagur, Gang Impres.
Itu juga akan dilakukan tracing oleh petugas Puskesmas terdekat. Ada teman satu lokal Siswa SMP Negeri 2 itu, hasilnya negatif," ujarnya diwawancarai.
Selanjutnya, ketiga pelajar yang positif Covid -19 tersebut diwajibkan menjalani masa isolasi, dan jika mereka telah pulih akan mengikuti pelajaran kembali di sekolah masing-masing.
"Terhadap Siswa tiga orang yang positif Covid -19 akan dilakukan isolasi selama 10 hari. Jika sudah pulih mereka akan kembali ke sekokah," pungkasnya.
Baca juga: Angka Covid-19 Melonjak, USU Berikan Layanan Konsultasi dan Obat Gratis, Ini Caranya
Angka Covid-19 di Siantar Tembus 80 Orang
Jumlah warga dirawat karena terinfeksi Covid-19 tembus 80 orang berdasarkan data dari Dinas Kesehatan terakhir, yakni Kamis (17/2/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Tiga-pelajar-di-Siantar-positif-Covid-19.jpg)