Angin Puting Beliung

Empat Rumah di Kecamatan Simpangempat Karo Rusak Disapu Angin Puting Beliung

Empat rumah rusak akibat diterjang angin puting beliung di Kecamatan Simpangempat Karo

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Warga bergotong royong membantu memperbaiki rumah warga yang rusak terkena angin puting beliung, di Desa Jeraya, Kecamatan Simpangempat, Kamis (3/3/2022). (TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL) 

TRIBUN-MEDAN.COM,KARO -Bencana angin puting beliung terjadi di Kecamatan Simpangempat, Kabupaten Karo, Rabu (2/3/2022) sore.

Akibat angin puting beliung tersebut, empat rumah warga di dua desa disapu angin dan mengalami kerusakan sedang hingga berat. 

Dari keempat rumah ini, tiga rumah berada di Desa Pintu Besi di mana dua mengalami kerusakan ringan dan satu mengalami kerusakan berat.

Sementara, satu rumah lagi berada di Desa Jeraya yang kondisinya mengalami rusak berat. 

Baca juga: Atap Stadion Mutiara Kisaran Terbang di Terjang Angin Puting Beliung, Begini Kondisinya

Berdasarkan keterangan Kapolres Tanahkaro, AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, dari data yang mereka terima bencana angin puting beliung ini terjadi sekira pukul 16.00 WIB kemarin sore. 

"Informasi yang kita terima akibat angin puting beliung ini, berdampak kerusakan tiga rumah di Desa Pintu Besi, dan satu lagi kita dapat informasi di Desa Jeraya," ujar Ronny, saat ditemui usai menyambangi korban di Desa Pintu Besi, Kamis (3/3/2022). 

Amatan Tribun-medan.com, dua rumah yang mengalami kerusakan ringan di Desa Pintu Besi tampak pada bagian atapnya bolong karena terbawa angin.

Sementara untuk satu rumah yang ada di desa tersebut, tampak sudah rata dengan tanah karena rumah yang berada di tengah perladangan itu terbuat dari tepas. 

Baca juga: Cerita Warga Medan yang Trauma Kejadian Angin Puting Beliung, Atap dan Meteran Listrik Terbang

Selain itu, untuk rumah yang ada di Desa Jeraya tampak sudah hampir roboh.

Rumah panggung dengan bangunan semi permanen tersebut, tampak terangkat dan dinding pada bagian depannya sudah hilang. 

Dijelaskan Ronny, akibat dari peristiwa ini tidak ditemukan adanya korban jiwa namun mengakibatkan kerugian materil.

Saat ini, pihaknya bekerjasama dengan pihak TNI dan pemerintah desa untuk membantu korban. 

"Kita di sini bekerjasama dengan berbagai pihak, untuk bergotong royong membantu memperbaiki tempat tinggal yang ditempati oleh korban," ucapnya. 

Baca juga: Bobby Nasution Hujan-hujanan Blusukan ke Rumah Warga yang Diterjang Angin Puting Beliung

Di lokasi tersebut, tampak Ronny bersama jajaran hadir melihat langsung kondisi rumah dan para korban.

Selain itu, untuk membantu meringankan beban para korban mereka juga turut membawa bantuan berupa sembako dan peralatan untuk tidur. (cr4/tribun-medan.c

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved