Penelantaran Pasisen
Menyedihkan Sekali, Pasien Tumor Ganas Mengaku Ditelantarkan RSUP Adam Malik
Pasien tumor ganas mengaku ditelantarkan RSUP Adam Mali. Padahal pasien butuh pertolongan dini
TRIBUN-MEDAN.COM,SERGAI- Ramlan Silalahi, pasien tumor ganas yang merupakan warga Desa Gelam Sei Serima, Kecamatan Bandar Kalipah, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) ini mengaku ditelantarkan RSUP Adam Malik saat berobat.
Dia dibiarkan begitu saja di ruang administrasi, tanpa dilayani secara layak.
Padahal, kondisi pasien tumor ganas ini perlu perawatan secepatnya, lantaran tumor yang ada di pinggul kirinya sudah bernanah.
Menurut cerita Ramlan Silalahi didampingi istrinya Devi Purba, insiden penelantaran ini terjadi pada 22 Februari 2022 kemarin.
Kala itu, dia baru saja menjalani perawatan di RS Bhayangkara Tingkat II Medan.
Baca juga: Akhirnya Kapolri Jemput Sinta Aulia, Anak Pengidap Tumor Naik Helikopter: Saya Jenguk di Jakarta Ya
Karena perlu perawatan lebih lanjut, Ramlan Silalahi kemudian dirujuk ke RSUP Adam Malik guna mendapat penanganan lebih lanjut.
Sampai di RSUP Adam Malik, petugas cuma menanyakan soal administrasi saja.
Memang, kata Ramlan Silalahi, pada tahun 2017, dia pernah menjalani operasi di RSUP Adam Malik.
"Kami kesana tidak dilayani, mereka tanya mana administrasi bapak. Mereka tanya surat surat kemarin waktu tahun 2017 lalu saya operasi. Padahal aku dinsitu lagi sakit," ujarnya.
Baca juga: Robby Purba Blak-blakan Perlihatkan Tumor Payudara, Penampakannnya Bikin Merinding: Daging Bakar
Setelah ditanya-tanya soal administrasi miliknya, Ramlan Silalahi kembali dibiarkan begitu saja.
Tak ada perawat atau petugas medis yang membawanya ke ruang perawatan.
Hari itu, Ramlan Silalahi justru disuruh tinggal di rumah dinas milik perawat yang ada di sekitar RSUP Adam Malik.
Alasannya, pihak rumah sakit masih mengurus administrasi milik Ramlan Silalahi.
Jadi dia harus menunggu di rumah dinas tersebut.
Baca juga: Curhat Mantan Artis FTV Bersyukur Tumor Otak Bisa Sembuh, Ceritakan Perjuangannya Bolak-balik Terapi
"Kami tinggal di sana dua hari, katanya menunggu administrasi biar bisa dirawat," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ramlan-Silalahi-hanya-terbaring-dalam-rumahnya.jpg)