Polres Madina
Kapolres Madina Lakukan Hal Ini ke Warga Diduga Korban Gas Beracun
Kita juga sudah membawa warga untuk penanganan medis selanjutnya. 14 warga dirawat di RSUD Panyabungan dan 16 warga lainnya dirawat di RSU Permata
Kapolres Madina Lakukan Hal Ini ke Warga Diduga Korban Gas Beracun
TRIBUN-MEDAN.com, MADINA - Kapolres Madina AKBP Reza Chairul Akbar bersama jajaran bertindak cepat mengevakuasi masyarakat Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Merapi Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ke RSUD Panyabungan dan Rumah Sakit Permata Madina yang seketika mengalami pingsan dan muntah-muntah diduga akibat gas beracun.
"Berawal dari telah dilakukan Welltest (pengujian sumur) pembangkit listrik tenaga panas bumi di Wellpad AAE PT.SMGP di Desa Sibanggor Julu, Sabtu (6/3/2022) sekitar pukul 15.00 WIB saat dilakukan pengujian pembukaan sumur, diduga terjadi kebocoran gas beracun yang mengakibat 30 warga masyarakat desa Sibanggor Julu terpapar gas beracun dan mengalami muntah-muntah," kata pria dengan melati dua dipundaknya ini, Senin (7/3/2022).
Dikatakan orang nomor satu di Polres Madina ini, untuk mencegah banyak korban, pihaknya sangat berharap kepada warga untuk menjauh dari lokasi.
"Kita juga sudah membawa warga untuk penanganan medis selanjutnya. 14 warga dirawat di RSUD Panyabungan dan 16 warga lainnya dirawat di RSU Permata Madina."
"Alhamdulillah tidak ada korban yang meninggal dunia. Itu dari hasil pemeriksaan laboratorium. Ke 30 warga tersebut saat ini dalam kondisi sehat dan sudah boleh kembali ke rumahnya masing-masing," pungkas AKBP Reza Chairul Akbar.
Kapolres Madina mengaku pihaknya juga sudah melakukan cek TKP dan membantu evakuasi korban serta mengundang kepala desa, camat dan pihak PT untuk mengambil langkah Harkamtibmas dan juga menerima laporan polisi.
"Serta menerima warga yang diduga terpapar asap beracun," pungkasnya.
(akb/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/AKBP-Reza-Chairul-Akbar-tribun-medan-kk.jpg)